Nuril Asfiyah (2009) Sintesis G-fenil-3,5-heksadiena-2-on dari sinamaldehida dan aseton melalui kondensasi Claisen-Schmidt dan uji aktivitasnya sebagai sunscreen / Nuril Asfiyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Senyawa karbonil tidak jenuh 61537 61538 merupakan senyawa yang dapat disintesis melalui kondensasi aldol dengan cara mereaksikan dua senyawa aldehida atau keton. Salah satu atau kedua senyawa aldehida atau keton tersebut harus mempunyai atom hidrogen- 61537 . Secara teori 6-fenil-3 5-heksadiena-2-on dapat disintesis melalui kondensasi Claisen-Schmidt antara sinamaldehida dan aseton. Pemanfaatan sinamaldehida dalam industri sebagai bahan baku parfum bahan cita rasa permen dan minuman fungisida atau insektisida inhibitor korosi untuk baja dan campuran besi. Melihat potensi sinamaldehida dalam industri cukup besar maka dibutuhkan suatu metode sintesis untuk menambah satu ikatan rangkap pada sinamaldehida. Senyawa hasil sintesis ini secara struktural memenuhi persyaratan sebagai sunscreen sehingga diharapkan senyawa ini dapat melindungi kulit dari radiasi sinar ultraviolet sinar matahari. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui apakah reaksi antara sinamaldehida dan aseton yang berpedoman pada kondensasi Claisen-Schmidt dapat berlangsung (2) mengetahui apakah hasil reaksi antara sinamaldehida dan aseton yang berpedoman pada kondensasi Claisen-Schmidt menghasilkan 6-fenil-3 5-heksadiena-2-on (3) mengetahui aktivitas senyawa hasil sintesis sebagai sunscreen. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium Penelitian Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama adalah sintesis 6-fenil-3 5-heksadiena-2-on melalui kondensasi Claisen-Schmidt sinamaldehida dan aseton dengan katalis natrium hidroksida 10% serta pemurnian senyawa hasil sintesis. Senyawa hasil sintesis diidentifikasi awal dengan kromatografi lapis tipis dan dilanjutkan dengan karakterisasinya yang meliputi penentuan titik lebur dan uji kelarutan. Tahap kedua adalah identifikasi senyawa hasil sintesis secara kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) spektrometri resonansi magnetik inti proton (1H-NMR) spektrofotometri UV. Tahap ketiga adalah uji aktivitas tabir surya senyawa hasil sintesis dengan metode spektrofotometri UV. Dari penelitian dapat diketahui bahwa reaksi antara sinamaldehida dan aseton menggunakan katalis natrium hidroksida 10% yang berpedoman pada kondensasi Claisen-Schmidt dapat berlangsung dan menghasilkan 6-fenil-3 5-heksadiena-2-on. Senyawa hasil sintesis berupa padatan lembek berwarna kuning titik lebur 68-74 61616 C larut dalam n-heksana kloroform dan 2-propanol tetapi tidak larut dalam air. Pada sintesis ini diperoleh hasil dengan kemurnian 87 12% (hasil analisis GC) dan rendemen sebesar 12 112%. Senyawa 6-fenil-3 5-heksadiena-2-on hasil sintesis pada konsentrasi 0 5 g/L tidak menunjukkan aktivitas sebagai sunscreen.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 05 Mar 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/23253 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
