Rusita Hindriyani (2009) Isolasi minyak atsiri mint dari daun mint dan sintesis mentil benzoat dari mentol dengan benzoil klorida / Rusita Hindriyani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Daun mint merupakan salah satu rempah-rempah yang dapat dimanfaatkan dalam keadaan masih segar maupun dalam keadaan kering. Minyak atsiri mint dapat diperoleh dengan mengisolasi daun mint. Kandungan kimia minyak atsiri mint terdiri dari mentol (50%) menton (10-30%) mentil asetat (10%) dan derivat monoterpen lain seperti pulegon piperiton dan mentafuran. Mentil benzoat merupakan ester dari mentol yang dapat disintesis dengan reaksi esterifikasi. Esterifikasi adalah proses pembentukan ester dari alkohol dan asam karboksilat atau derivatnya dengan katalis asam. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengisolasi minyak atsiri dari daun mint (2) mengetahui rendemen minyak atsiri mint dari daun mint (3) mensintesis mentil benzoat dari reaksi mentol dengan benzoil klorida (4) mengetahui karakter senyawa hasil sintesis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang dilakukan di laboratorium penelitian jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang dan laboratorium Kimia Organik Universitas Gadjah Mada Yogjakarta. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu (1) isolasi minyak atsiri mint dilakukan dengan metode destilasi uap-air (2) sintesis . Pada tahap sintesis terdapat tiga langkah (1) sintesis mentil benzoat melalui reaksi esterifikasi dari mentol dengan benzoil klorida (2) analisis senyawa hasil sintesis dengan kromatografi lapis tipis dan karakterisasi senyawa hasil sintesis meliputi titik didih titik lebur dan uji kelarutan (3) identifikasi senyawa hasil sintesis dengan spektroskopi inframerah (IR) dan kromatografi gas spektroskopi massa (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolasi minyak atsiri mint dari daun mint yang diangin-anginkan selama sehari tidak diperoleh minyak mint selama 3 hari menghasilkan minyak mint dengan rendemen 0 08% dan selama 6 hari diperoleh minyak mint dengan rendemen 0 127%. Isolasi dari daun mint yang dimasukkan dalam kantong plastik selama 1 hari 3 hari dan 6 hari ketiganya tidak menghasilkan minyak mint. Esterifikasi mentol dengan benzoil klorida pada suhu 13 9702 C diaduk selama 28 jam dapat menghasilkan mentil benzoat. Mentil benzoat yang didapat tidak stabil sehingga terfragmentasi lebih lanjut. Rf pada KLT tidak dihitung karena pemilihan eluen yang kurang tepat yaitu muncul beberapa noda. Mentil benzoat memiliki sifat-sifat fisik sebagai berikut sampai pada suhu 163 9702 C belum mendidih tetapi mengalami perubahan warna yang diduga telah mengalami destruksi melebur pada suhu (72-74) 9702 C larut dalam etanol 2-propanol n-heksana dan tidak larut dalam air.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 09 Jun 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/23233 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
