Studi eksplorasi pelaksanaan pembelajaran kimia pada program akselerasi SMAN II Lumajang / oleh Fenti Eka Nurulia - Repositori Universitas Negeri Malang

Studi eksplorasi pelaksanaan pembelajaran kimia pada program akselerasi SMAN II Lumajang / oleh Fenti Eka Nurulia

Nurulia, Fenti Eka (2006) Studi eksplorasi pelaksanaan pembelajaran kimia pada program akselerasi SMAN II Lumajang / oleh Fenti Eka Nurulia. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci modul elektronik hidrokarbon mind map learning cycle Hidrokarbon adalah salah satu topik kimia yang dipelajari oleh siswa kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA). Topik ini cukup sulit dipelajari oleh siswa karena mereka harus memahami banyak hal seperti jenis senyawa hidrokarbon struktur nama dan reaksinya. Salah satu indikator kesulitan siswa ditunjukkan dengan ketidakmampuan mereka untuk merepresentasikan pemahaman konsep yang terkandung dalam topik hidrokarbon dalam bentuk mind map. Sejauh ini bahan ajar untuk topik hidrokarbon yang tersedia dapat dianggap tidak cocok untuk pembelajaran siswa aktif secara belajar mandiri dan tidak memanfaatkan ICT. Ketersediaan bahan ajar yang sesuai dapat membantu siswa dalam mempelajari topik hidrokarbon. Bahan ajar yang tampaknya cocok adalah dalam bentuk modul elektronik memanfaatkan ICT ditulis berdasarkan peta pikiran (mind map) dan menggunakan pendekatan daur belajar (learning cycle). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul elektronik topik hidrokarbon dengan karakteristik seperti tersebut di atas dan untuk mengetahui efektivitas penggunaannya dalam proses pembelajaran. Pengembangan modul ini menggunakan model pengembangan 4-D dari Thiagarajan et. al yang terdiri dari 4 langkah. Langkah pertama terdiri dari tiga kegiatan utama yaitu (1) analisis kompetensi dasar dan standar kompetensi topik senyawa hidrokarbon (2) analisis kebutuhan siswa dan (3) penyusunan indikator hasil belajar. Langkah kedua adalah desain modul pembelajaran yang dikembangkan. Langkah ketiga adalah pengembangan modul pembelajaran. Langkah keempat adalah penyebaran modul pembelajaran yang dikembangkan. Sebelum langkah keempat modul yang dikembangkan di telaah oleh dua dosen kimia Universitas Negeri Malang (UM) dan tiga guru kimia. Validasi berkaitan dengan kesesuaian isi bahasa dan penyajiannya. Isi dan kesesuaian sajian didasarkan pada mind map dan pendekatan learning cycle. Efektivitas modul yang dikembangkan diidentifikasi berdasarkan perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan modul yang telah dikembangkan dengan hasil belajar siswa yang menggunakan modul tidak berbasis mind map. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif terdiri dari masukan dan saran untuk perbaikan modul yang diberikan oleh dosen kimia dan guru kimia. Data kualitatif dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penilaian modul yang dikembangkan berdasarkan standar penilaian materi pembelajaran oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Data kuantitatif dikumpulkan dengan menggunakan angket dan tes hasil belajar siswa. Tes hasil belajar siswa adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari 30 item dengan validitas isi sebesar 0 90 dan koefisien reliabilitas dihitung dengan menggunakan rumus Kuder-Richardson 21 sebesar 0 80. Modul elektronik hidrokarbon yang dikembangkan terdiri dari empat kegiatan belajar. Kegiatan belajar 1 membahas tentang karakteristik atom karbon kegiatan belajar 2 membahas tentang klasifikasi dan sifat-sifat hidrokarbon kegiatan belajar 3 membahas tentang isomerisme dalam hidrokarbon dan kegiatan belajar 4 membahas tentang haloalkana. Setiap kegiatan pembelajaran terdiri dari beberapa tujuan pembelajaran pendahuluan studi kasus dengan langkah-langkah pemecahannya materi pembelajaran ringkasan evaluasi dan umpan balik. Selain itu juga terdapat glosary kunci jawaban dan referensi yang diberikan pada bagian akhir dari setiap modul. Hasil validasi modul adalah 85 2% untuk kesesuaian isi 80 9% untuk kesesuaian sajian dan 92 0% untuk kesesuaian bahasa. Revisi modul telah dilakukan berdasarkan saran yang diberikan oleh dosen kimia dan guru. Berdasarkan hasil validasi modul hasil revisi dapat dianggap sesuai untuk digunakan dalam proses pembelajaran kimia di SMA. Proses pembelajaran menggunakan modul yang dikembangkan menunjukkan 76 0% siswa mencapai kriteria ketuntasan minimum sedangkan pada proses pembelajaran yang menggunakan modul tidak berbasis mind map menunjukkan 68 0% siswa mencapai kriteria ketuntasan minimum. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul elektronik hidrokarbon yang dikembangkan berbasis mind map dan pendekatan learning cycle layak digunakanpembelajaran dalam proses . Evaluasi lebih lanjut tentang kelayakan dan keefektifan modul tersebut perlu dilakukan untuk penyebaran yang lebih luas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 06 Apr 2006 04:29
Last Modified: 09 Sep 2006 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/23184

Actions (login required)

View Item View Item