Pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa kelas XI MIA pada materi asam-basa di SMA Negeri 1 Situbondo / Nur Mu'izzah - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa kelas XI MIA pada materi asam-basa di SMA Negeri 1 Situbondo / Nur Mu'izzah

Mu'izzah, Nur (2016) Pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa kelas XI MIA pada materi asam-basa di SMA Negeri 1 Situbondo / Nur Mu'izzah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Mu izzah Nur. 2016.Pengaruh Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas XI MIA Pada Materi Asam-Basa di SMA Negeri 1 Situbondo. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hj. Endang Budiasih M.S. (II) Dr. Siti Marfuah M.S. Kata Kunci inkuiri terbimbing hasil belajar keterampilan proses sains asam-basa Kimia termasuk Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang mempelajari materi dari segi struktur susunan perubahan susunan dan mekanisme perubahan susunannya. Bahasan dalam ilmu kimia umumnya bersifat abstrak dan asam-basa merupakan salah satu materi sulit untuk dipahami oleh siswa SMA Negeri 1 Situbondo. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai ulangan harian asam-basa di SMA Negeri 1 Situbondo Tahun Pelajaran 2013/2014 dan 2014/2015 adalah 72 35 dan 70 00 rata-rata tersebut berada dibawah nilai KKM yaitu 75. Kondisi ini perlu diatasi dengan membelajarkan siswa dengan menggunakan model pembelajaran yang lebih baik agar bisa meningkatkan hasil belajar siswa. Model pembelajaran yang dicobakan adalah inkuiri terbimbing. Dalam model ini siswa dituntut untuk menemukan sendiri pengetahuannya melalui keterampilan proses sains. Keterampilan proses sains bersifat penting dalam pembelajaran dikarenakan membuat siswa memiliki pemahaman konsep yang baik sehingga selain meningkatkan hasil belajar siswa juga dapat melatih keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental semu dengan model post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Situbondo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Kelas XI MIA 1 terpilih sebagai kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan inkuiri terbimbing dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model ekspositori. Instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini tes hasil belajar kognitif lembar observasi afektif psikomotor dan keterampilan proses sains. Hasil uji coba tes menghasilkan 24 soal valid dan memiliki reliabilitas sebesar 0 833. Analisis data penelitian dilakukan dengan analisis statistik kuantitatif dan analisis deskriptif. Data hasil belajar kognitif siswa dianalisis secara kuantitatif yang meliputi uji normalitas uji homogenitas dan uji-t dua pihak dengan taraf signifikansi 0 05 sedangkan data keterlaksanaan pembelajaran hasil belajar afektif psikomotor dan keterampilan proses sains dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing (rata-rata 81 85) dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori (rata-rata 73 90) (2) hasil belajar afektif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing (rata-rata 97 10) kriteria sangat baik) lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori (rata-rata 87 30) (3) hasil belajar psikomotor siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing (rata-rata 97 10 kriteria sangat baik) lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori (90 70 kriteria sangat baik) (4) keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing (90 39 kriteria sangat baik) lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori (83 28 kriteria baik). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa daripada model pembelajaran ekspositori. 8195

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 26 Aug 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/22252

Actions (login required)

View Item View Item