Istiqomah (2015) Pengaruh strategi pembelajaran guided discovery terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) pada pokok bahasan reaksi oksidasi-reduksi / Istiqomah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Istiqomah. 2015. Pengaruh Strategi Pembelajaran Guided Discoveryterhadap Hasil Belajar dan Motivasi BelajarPeserta Didik SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM)pada Pokok Bahasan Reaksi Oksidasi-Reduksi. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing(I) Prof.Dra Srini M Iskandar M.Sc. Ph.D (II) Drs. Muhammad Su aidy M.Pd Kata Kunci guided discovery reaksi oksidasi reduksi hasil belajar dan motivasi belajar Pelajaran kimia diperkenalkan secara umum sebagai mata pelajaran IPA terpadu di SMP dan dijadikan matapelajaran di SMA. Hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 15 September 2014 di SMA Laboratorium UM menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik untuk belajar kimia kurnag termotivasi dalma belajar. Hasil observasi juga ditemukan bahwa pada saat mengikuti pelajaran kimia peserta didik kurang fokus dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi tersebut nampaknya perlu dilakukan upaya untuk memperbaiki proses pembelajaran kimia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru adalah menerapkan strategi pembelajaran konstruktivis yaitu strategi Guided Discovery. Melalui strategi pembelajaran ini peserta didik dilatih agar terampil memecahkan persoalan dengan mengumpulkan data menganalisis data dan belajar menemukan sesuatu. Dengan demikian diharapkan peserta didik memilki ingatan yang lebih tahan lama tentang materi pelajaran yang dapat menyebabkan hasil belajar kognitif peserta didik dan motivasi belajar peserta didik menjadi lebih baik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitianquasy experimental postest only design. Penelitian dilakukan di SMA Laboratorium UM mulai 19 Januari 2015 13 Februari 2015. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas X peminatan IPA di SMA Laboratorium UM dan sampel yang digunakan adalah peserta didik kelas X IPA 2 dan X IPA 4.Penentuan sampel dilakukan berdasarkan hasil dari undian. Instumen penelian terdiri dari 2 yaitu instrumen perlakukan yang terdiri dari (1) silabus (2) RPP (3) LKPD (4) modul SMA Laboratorium UM dan instrumen untuk mengukur hasil belajar kognitif serta instrumen untuk mengukur motivasi belajar. Hasil belajar kognitif peserta didik diukur menggunakan 25 butir soal objektif pada saat tes evaluasi dan 3 kali kuis berbentuk uraian. Hasil belajar kognitif diperoleh dari rata-rata nilai tes evaluasi dan nilai 3 kali kuis. Angket untuk mengukur motivasi belajar terdiri dai 30 pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tidak ada perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran Guided Discoverydengan peserta didik yang dibelajarkan menggunakan strategi Ekspositori (2) Ada perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang memiliki kemampuan awal tinggi yang dibelajarkan menggunakan strategi Guided Discoverydengan peserta didik yang memiliki kemampuan awal tinggi yang dibelajarkan menggunakan strategi ekspositori (3) Tidak ada perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang memiliki kemampuan awal tinggi yang dibelajarkan menggunakan strategi Ekspositori dengan peserta didik yang memiliki kemampuan awal rendah yang dibelajarkan menggunakan strategi ekspositori (4) Tidak ada perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang memiliki kemampuan awal tinggi yang dibelajarkan menggunakan strategi Ekspositoridengan peserta didik yang memiliki kemampuan awal rendah yang dibelajarkan menggunakan strategiGuided Discovery(5) Ada perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang memiliki kemampuan awal rendah yang dibelajarkan menggunakan strategi Ekspositori dengan peserta didik yang memiliki kemampuan awal tinggi yang dibelajarkan menggunakan strategi Guided Discovery (6) Tidak ada perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang memiliki kemampuan awal rendah yang dibelajarkan menggunakan strategi Ekspositori dengan peserta didik yang memiliki kemampuan awal rendah yang dibelajarkan menggunakan strategi Guided Discovery(7) Ada perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang memiliki kemampuan awal tinggi yang dibelajarkan menggunakan strategi Guided Discoverydengan peserta didik yang memiliki kemampuan awal rendah yang dibelajarkan menggunakan strategi Guided Discovery(8) Rata-rata motivasi belajar kelas eksperimen 3 03 dan kelas kontrol 3 15 dengan kriteria sangat termotivasi. Pada kelas eksperimen ada 16 dari 30 peserta didik sangat termotivasi dan 10 dari 30 peserta didik kelas kontrol sangat termotivasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 03 Jun 2015 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2015 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/22169 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
