Yulianingtyas, Erma (2014) Pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif TSTS (Two Stay Two Stray) terhadap hasil belajar kognitif dan motivasi belajar siswa pada materi asam basa / Erma Yulianingtyas. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Yulianingtyas Erma. 2014. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif TSTS (Two Stay Two Stray) terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Motivasi Belajar Siswa pada Materi Asam Basa. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Fauziatul Fajaroh M.S. (II) Dra. Sri Rahayu M.Ed. Ph.D. Kata Kunci pembelajaran kooperatif TSTS (Two Stay Two Stray) hasil belajar kognitif motivasi belajar materi asam basa. Berdasarkan data TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) hasil pendidikan di Indonesia masih tergolong rendah. Sejalan dengan hal tersebut salah satu upaya yang telah dilakukan untuk perbaikan pendidikan adalah penyempurnaan kurikulum yang menuntut adanya peningkatan mutu pembelajaran dengan penerapan pembelajaran konstruktivistik yang memiliki ciri yaitu orientasi pembelajaran berpusat pada siswa (student centered). Salah satu pembelajaran yang bernaung di dalam pembelajaran konstruktivistik adalah pembelajaran kooperatif. Salah satu model pembelajaran kooperatif adalah TSTS (Two Stay Two Stray). Model pembelajaran ini diduga sesuai untuk membelajarkan materi asam basa yang melibatkan perhitungan matematika dan pemahaman konsep. Tujuan penelitian adalah 1) me ngetahui keterlaksanaan pembelajaran 2) hasil belajar kognitif dan 3) motivasi belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif TSTS dan model pembelajaran konvensional pada materi asam basa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan jenis pretest posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 8 Malang tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling seadanya sehingga didapatkan dua kelas yaitu siswa kelas XI-IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI-IPA 3 sebagai kelas kontrol. Intrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen perlakuan (silabus RPP handout soal diskusi dan soal kuis/tugas individu) dan instrumen pengukuran (lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran soal tes hasil belajar dan angket motivasi). Hasil perhitungan reliabel 25 soal yang valid diperoleh hasil r 0 866 dan dari 31 angket motivasi yang valid diperoleh r 0 752. Teknik analisis data penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik pada data kemampuan awal siswa dan hasil belajar kognitif siswa. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan signifikansi sebesar 0 05 yang dihitung dengan bantuan program SPSS 16 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TSTS dan model pembelajaran konvensional terlaksana dengan baik 2) hasil pengujian hipotesis menunjukkan ada perbedaan signifikan pada hasil belajar kognitif siswa kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TSTS dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dan 3) siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif TSTS lebih termotivasi daripada dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 28 May 2014 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2014 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/22081 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
