Yuliana, Devita (2012) Pengembangan modul pembelajaran kimia untuk SMK kelompok teknologi dengan model learning cycle 5E pada materi senyawa hidrokarbon dan minyak bumi / Devita Yuliana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kata Kunci modul SMK Learning Cycle 5E senyawa hidrokarbon dan minyak bumi . Sebagian besar siswa SMK mengalami kesulitan dalam memahami materi kimia yang disajikan karena obyeknya yang bersifat abstrak. Selain itu bahan ajar yang digunakan sangat terbatas dan metode mengajar yang digunakan guru masih menggunakan metode konvensional. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dibuat buku penunjang yang dapat memudahkan siswa agar pembelajaran kimia menjadi lebih bermakna yaitu modul. Dengan adanya modul ini diharapkan siswa dapat berperan sebagai pembelajar yang aktif dalam membangun pengetahuannya. Hal ini sesuai dengan pembelajaran konstruktivistik yaitu siswa harus membangun sendiri struktur kognitifnya secara aktif dan individual dan guru berperan sebagai fasilitator . Learning Cycle 5E (LC 5 fase) merupakan salah satu model pembelajaran yang bersifat konstruktivistik. Materi yang yang dikembangkan dalam pengembangan modul adalah Senyawa Hidrokarbon dan Minyak Bumi. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan modul Senyawa Hidrokarbon dan Minyak Bumi dengan model LC 5 fase untuk SMK serta menguji kelayakannya. Strategi pengembangan modul yang digunakan adalah strategi pengembangan Borg dan Gall. Dalam strategi Borg dan Gall terdapat sepuluh langkah pengembangan namun karena keterbatasan waktu dan biaya untuk penelitian dan pengembangan modul dibatasi sampai langkah ketiga. Ketiga langkah pengembangan modul tersebut yaitu (1) Penelitian dan pengumpulan data (2) Perencanaan pengembangan produk dan (3) Pengembangan produk awal. Desain validasi pada pada pengembangan modul ini hanya sampai pada validasi isi saja. Validator terdiri dari 2 dosen kimia dan 2 guru kimia SMK. Tempat penelitian adalah SMK Negeri 2 Singosari. Data kuantitatif hasil validasi dianalisis dengan teknik rerata sedangkan data kualitatif berupa tanggapan kritik dan saran dari validator digunakan sebagai pertimbangan dalam melakukan revisi terhadap modul yang dikembangkan. Hasil dari pengembangan adalah modul Senyawa Hidrokarbon dan Minyak Bumi. Dari hasil analisis nilai rata-rata terhadap validasi modul dari 4 validator diperoleh 85 1% dengan kriteria sahih. Oleh karena itu dapat disimpulkan modul Senyawa Hidrokarbon dan Minyak Bumi sudah layak dan baik untuk dilakukan uji lapangan awal atau dilanjutkan ke tahap berikutnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 19 Mar 2012 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2012 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/21910 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
