Rosidah, Yuli Ainun (2012) Penggunaan "Two-tier test" untuk mengevaluasi pemahaman konsep kesetimbangan siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Batu / Yuli Ainun Rosidam. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kata-kata kunci pemahaman konsep two-tier konsep alternatif kesetimbangan kimia Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari materi dan perubahannya. Sebagian besar konsep dalam ilmu kimia merupakan konsep yang abstrak sehingga sulit untuk dipahami oleh siswa. Menurut penelitian kesulitan dalam mempelajari konsep kimia dapat menyebabkan munculnya konsep alternatif. Salah satu konsep kimia yang dianggap sulit adalah konsep kesetimbangan yang merupakan dasar untuk mempelajari konsep lain yang lebih kompleks seperti sifat asam basa buffer dan hidrolisis. Oleh karena itu pemahaman siswa terhadap konsep kesetimbangan penting untuk diketahui. Salah satu cara untuk mengetahui pemahaman siswa adalah dengan memberikan tes diagnostik two-tier yakni tes pilihan ganda dengan dua tahap pemilihan jawaban. Tahap pertama merupakan pilihan jawaban dari suatu pertanyaan atau pernyataan dan tahap kedua merupakan alasan yang mungkin dari jawaban pada tahap pertama. Tes jenis ini mampu mengidentifikasi pemahaman siswa lebih baik dibandingkan dengan tes pilihan ganda biasa karena two-tier test mengharuskan siswa untuk menjawab dalam dua tahapan pertama memilih jawaban dari pertanyaan kemudian memilih alasan dari pemilihan jawaban pada tahap kedua. Penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Batu tahun ajaran 2011/2012. Pengambilan data dilakukan dengan tes tertulis menggunakan instrumen two-tier yang terdiri dari 15 soal masing-masing dengan 3 pilihan jawaban dan 5 pilihan alasan. Sebelum digunakan dilakukan uji coba terlebih dahulu untuk mengetahui validitas butir soal reliabilitas taraf kesukaran dan daya beda soal. Uji coba terhadap instrumen menunjukkan bahwa instrumen valid dengan reliabilitas sebesar 0 805. Analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif yang meliputi analisis persentase siswa yang memahami konsep kesetimbangan dengan baik dan persentase konsep-konsep alternatif yang dimiliki siswa. Hasil penelitian menunjukkan persentase siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Batu tahun ajaran 2011/2012 yang memahami konsep kesetimbangan dengan baik antara 11 9%-83 6%. Selain itu juga ditemukan sebelas konsep alternatif yang dimiliki siswa untuk topik (1) keadaan setimbang (2) penerapan prinsip Le Chatelier (3) nilai konstanta kesetimbangan (4) kesetimbangan heterogen (5) pengaruh katalis dan (6) penggunaan mol dan molaritas. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemahaman subjek penelitian pada konsep kesetimbangan masih kurang disebabkan subjek mengalami miskonsepsi pada topik tertentu. Untuk mengurangi terjadinya konsep alternatif pada siswa sebaiknya dilakukan studi literatur tentang miskonsepsi agar bisa dipersiapkan strategi belajar yang baik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 14 Mar 2012 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2012 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/21907 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
