Kristina, Indah (2009) Pembelajaran larutan elektrolit dan nonelektrolit melalui daur belajar 5 fase (learning cycle 5E)berbantuan media audio visual untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 2 Malang tahun ajaran 2007/2008 / Indah Kristina. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Larutan elektrolit dan nonelektrolit merupakan materi yang memiliki konsep dasar penting di SMA karena mempengaruhi penguasaan materi yang lebih kompleks seperti materi elektrolisis dan sel galvani yang dipelajari pada tingkat/semester lebih tinggi. Oleh karena itu siswa harus menguasai dengan baik materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Salah satu cara pemecahannya adalah dengan menggunakan model dan media pembelajaran yang menarik. Media pembelajaran yang dapat digunakan adalah media audio visual berupa VCD. Media audio visual berupa VCD tersebut selanjutnya diterapkan dalam model pembelajaran daur belajar 5 fase (Learning Cycle 5E). Penelitian ini bertujuan 1) Mengetahui perbandingan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran daur belajar 5 fase (Learning Cycle 5E) berbantuan media audio visual dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran daur belajar 5 fase (Learning Cycle 5E) tanpa media audio visual 2) Mengetahui kualitas proses pembelajaran antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran daur belajar 5 fase (Learning Cycle 5E) berbantuan media audio visual dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran daur belajar 5 fase (Learning Cycle 5E) tanpa media audio visual 3) Mengetahui tanggapan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran daur belajar 5 fase (Learning Cycle 5E) berbantuan media audio visual. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimen semu dan deskriptif. Sampel dipilih secara acak dengan undian dan terpilih kelas X-1 sebagai kelompok eksperimen sedangkan kelas X-7 sebagai kelompok kontrol. Media audio visual yang digunakan sebelumnya divalidasi terlebih dahulu kepada 1 orang dosen kimia dan 2 orang guru kimia. Hasil validasi menunjukkan media audio visual berkualifikasi layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Instrumen tes yang digunakan berupa tes pilihan ganda dengan 5 pilihan jawaban yang telah dilakukan validasi 40 butir soal. Reliabilitas soal dihitung menggunakan KR-21 diperoleh hasil sebesar 0 803. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t pihak kanan. Pengujian hipotesis menunjukkan nilai thitung sebesar 2 83. Nilai tersebut lebih besar dari ttabel yaitu 1 67. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih tinggi daripada hasil belajar siswa kelompok kontrol. Selain dapat meningkatkan hasil belajar siswa penerapan model pembelajaran daur belajar 5 fase (Learning Cycle 5E) berbantuan media audio visual dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan siswa yang sangat baik dalam kegiatan laboratorium keterlibatan siswa semakin tinggi dalam proses pembelajaran baik keaktifan mengemukakan pendapat bertanya maupun kesiapan belajar siswa. Dari data pengisian angket tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran daur belajar 5 fase (Learning Cycle 5E) berbantuan media audio visual menggambarkan bahwa 15 2% siswa menunjukkan tanggapan sangat positif 84 8% menunjukkan tanggapan positif tidak ada siswa yang menunjukkan tanggapan negatif dan sangat negatif. Dapat disarankan bagi guru mata pelajaran kimia untuk mencoba menerapkan model pembelajaran daur belajar 5 fase (Learning Cycle 5E) berbantuan media audio visual supaya dapat meningkatkan hasil belajar dan kualitas proses pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 05 Aug 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/21643 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
