Penerapan model pembelajaran learning cycle untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas VIII MTs Surya Buana tahun ajaran 2007/2008 pada materi pokok zat aditif makanan / Nanik Purtianah - Repositori Universitas Negeri Malang

Penerapan model pembelajaran learning cycle untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas VIII MTs Surya Buana tahun ajaran 2007/2008 pada materi pokok zat aditif makanan / Nanik Purtianah

Purtianah, Nanik (2009) Penerapan model pembelajaran learning cycle untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas VIII MTs Surya Buana tahun ajaran 2007/2008 pada materi pokok zat aditif makanan / Nanik Purtianah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Mutu pendidikan di Indonesia dapat dikatakan masih rendah dan memprihatinkan. Seperti yang telah dilaporkan oleh UNDP (United National Development Programme) bahwa HDI (Human Development Index) tahun 2006 Indonesia berada di urutan 108 dari 177 negara di dunia (Rafiudin 2007). Salah satu usaha pemerintah untuk mengejar ketinggalan tersebut adalah memperbaiki sistem pendidikan dengan cara memberlakukan kurikulum baru yang dikenal dengan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Sebagai akibat perubahan kurikulum tersebut untuk mata pelajaran sains telah dilakukan pembaharuan yaitu dimasukkanya pokok bahasan yang berkaitan dengan kimia sebagai bahan ajar IPA. Untuk membantu pemahaman siswa tentang materi kimia yang merupakan materi baru guru memerlukan strategi pembelajaran yang efektif efisien dan menyenangkan. Untuk itu dicoba digunakan Learning Cycle (LC 5-E) yaitu model pembelajaran kontruktivistik yang meliputi fase engagement exploration explanation elaboration dan evaluation dalam pembelajaran kimia zat aditif makanan. Disamping mengandung unsur kontruktivistik dalam pembelajaran ini juga terkandung kemandirian belajar kelompok dan assesmen otentik pemberian konteks nyata yang berkaitan dengan konsep yang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran zat aditif pada makanan di MTs Surya Buana Malang dengan model pembelajaran Learning Cycle (2) perbedaan keaktifan siswa selama proses pembelajaran antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Learning Cycle dengan siswa yang diajarkan dengan model konvensional (3) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Learning Cycle dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan ganda yaitu rancangan eksperimental semu dan deskriptif. Rancangan eksperimental semu digunakan untuk membandingkan keaktifan dan prestasi belajar siswa sedangkan rancangan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan proses dan respon siswa terhadap pembelajaran yang diterapkan. Variabel penelitian ini yaitu variabel bebas berupa model pembelajaran dan variabel terikat yaitu keaktifan dan prestasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sampel yang terdiri dari 64 siswa. Adapun sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2008. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes lembar observasi angket dan catatan lapangan. Untuk instrumen tes selain dilakukan validasi isi juga dilakukan uji coba instrumen tes hasilnya diperoleh 28 soal valid dan 2 soal tidak valid.Reliabilitas untuk soal instrumen tes adalah 0 86 sehingga tergolong mempunyai reliabilitas sangat tinggi. Analisis yang dilakukan adalah analisis statistik uji-t dengan signifikansi 945 0 05 menggunakan bantuan SPSS 11.5 for windows dan analisis deskriptif. Hasil analisi uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keaktifan selama proses pembelajaran antara siswa di kelas eksperimen dengan siswa di kelas kontrol. Prosentase siswa yang sangat aktif di kelas eksperimen adalah 16 67% dan di kelas kontrol adalah 5 20% untuk siswa yang aktif di kelas eksperimen 51 03% dan di kelas kontrol 44 79%. Prosentase siswa yang kurang aktif di kelas eksperimen adalah 28 13% dan di kelas kontrol adalah 40 62% sedangkan prosentase siswa yang tidak aktif kelas eksperimen adalah 4 16% dan kelas kontrol 9 37%. Perbedaan ini juga didukung oleh ketercapaian kegiatan tiap tahapan RPP pada setiap kelas. Hasil analisis uji-t terhadap prestasi belajar siswa menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar siswa di kelas eksperimen dengan siswa di kelas kontrol. Perbedaan ini diperkuat oleh data rata-rata prestasi belajar siswa yaitu 72 19 untuk kelas eksperimen dengan 66 04 untuk kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Learning Cycle dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa. Sehingga model Learning Cycle dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran kimia. Untuk peneliti lain disarankan untuk mengkombinasikan model Learning Cycle dengan model pembelajaran lain misalnya kooperatif STAD jigsaw.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 09 Jul 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/21637

Actions (login required)

View Item View Item