Penggunaan problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar kimia dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA I MAN Malang I / Nur Mahmudiyah - Repositori Universitas Negeri Malang

Penggunaan problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar kimia dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA I MAN Malang I / Nur Mahmudiyah

Nur Mahmudiyah (2009) Penggunaan problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar kimia dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA I MAN Malang I / Nur Mahmudiyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Ilmu kimia mencakup produk dan proses. Oleh karena itu dalam pembelajaran Kimia di SMA harus memperhatikan produk dan proses. Namun kenyataanya pembelajaran kimia sebagian besar hanya memperhatikan produk saja dan mengabaikan proses sebagaimana yang diamati di MAN Malang I. Keadaan tersebut mengakibatkan hasil belajar kimia dan kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Oleh karena itu diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar kimia dan kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan kriteria tersebut adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kualitas proses pembelajaran dengan model pembelajaran PBL (2) untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa (3) untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap model pembelajaran PBL. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tiga siklus. Setiap siklus PTK terdiri empat tahapan yaitu perencanaan tindakan pelaksanaan observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di kelas XI IPA 1 MAN Malang I yang berjumlah 40 siswa pada bulan Maret-Mei 2007. Hasil penelitian menunjukkan 1) adanya peningkatan keterlaksanaan RPP dengan model pembelajaran PBL yaitu pada siklus I sebesar 75 0% 83 3% pada siklus II dan 97 2% pada siklus III 2) hasil belajar siswa ranah kognitif meningkat untuk tingkatan kognitif C3 dengan kategori sangat tinggi pada siklus I sampai siklus III. Tingkatan kognitif C4 dengan kategori tinggi pada siklus I dan siklus II dan pada siklus III kategori sangat tinggi. Tingkatan kognitif C5 siklus I dan siklus II dengan kategori tinggi dan pada siklus III kategori sangat tinggi. Tingkatan kognitif C6 dengan kategori sedang pada siklus I dan kategori tinggi pada siklus II dan siklus III. Hasil belajar ranah afektif mengalami peningkatan yaitu 83 3% pada siklus I 85 6% pada siklus II dan 87 1% pada siklus III. Hasil belajar ranah psikomotorik mengalami peningkatan yaitu 84 6% pada siklus I 85 2% pada siklus II dan 88 3% pada siklus III. Kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan yaitu untuk kemampuan berargumentasi pada siklus I dan siklus II kategori kritis siklus III kategori sangat kritis. Kemampuan identifikasi asumsi pada siklus I dan siklus II dengan kategori kritis dan siklus III kategori sangat kritis. Kemampuan induksi pada siklus I sampai siklus III dengan kategori kritis. 3) siswa memberikan respon yang positif terhadap penggunaan PBL. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan PBL dapat meningkatkan kualitas pembelajaran hasil belajar kimia dan kemampuan berpikir kritis siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 19 Jan 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/21582

Actions (login required)

View Item View Item