Setyonoaji, Dody Putra (2010) Analisis kpmparasi metode geolistrik konfigurasi wenner dan free configuration flashres64 61-channel (studi kasus areal gedung FMIPA Universitas Negeri Malang) / Dody Putra Setyonoaji. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kata Kunci Komparasi Wenner Res2Dinv Free Configuration Surfer 9.0 Bumi memiliki banyak fenomena geologi yang perlu diketahui oleh manusia seperti rongga di bawah permukaan patahan dan retakan dan penentuan kedalaman. Untuk mendapatkan informasi geologi di bawah permukaan bumi yang akurat diperlukan metodologi yang dapat digunakan dalam eksplorasi geofisika. Salah satu metode fisika yang dapat digunakan untuk mengetahui informasi informasi lapisan bawah permukaan tanah tersebut adalah metode geolistrik. Metode geolistrik yang digunakan adalah metoda tahanan jenis. Pada penelitian ini pengukuran resistivitas dilakukan dengan menggunakan Resistivitymeter OYO McOHM dan FlashRES64. Resistivitymeter OYO McOHM menggunakan konfigurasi Wenner dan teknik pengambilan data yang dipergunakan adalah Vertical Sounding dan Lateral Mapping atau yang biasa disebut dengan teknik pengambilan data 2D (dua dimensi). FlashRES64 terdiri dari 61-channel Free Configuration multi-elektroda pengumpulan data gelombang elektrik penuh dan sistem inversi. Penelitian geolistrik Wenner dan Free Configuration FlashRES64 dilakukan di areal gedung FMIPA Universitas Negeri Malang. Tujuannya adalah mengetahui perbedaan konfigurasi dan interpretasi informasi lapisan bawah permukaan pada areal yang diteliti. Interpretasi dan analisis datanya menggunakan software Surfer 9.0 dan Res2Dinv. Susunan posisi pasangan elektroda arus maupun potensial pada metode Free Configuration FlashRES64 tidak beraturan atau acak disebabkan karena metode ini tidak mengikuti pola atau susunan posisi pasangan elektroda pada metode konvensional seperti metode resistivitas konfigurasi Wenner. Pengacakan susunan posisi pasangan elektroda metode Free Configuration sepenuhnya dikerjakan oleh sistem perangkat lunak alat dimana hal tersebut tidak dipengaruhi oleh banyaknya pengambilan data ataupun variasi jarak antar elektroda karena pada tiap-tiap pengukuran pola yang ditampilkan selalu berbeda-beda. Pada metode resistivitas konfigurasi Wenner variasi jarak spasi yang lebih besar menghasilkan penetrasi kedalaman yang lebih besar pula. Sedangkan pada metode Free Configuration FlashRES64 pada spasi elektroda yang sama akan diperoleh data kontur lapisan bawah permukaan yang hampir sama dimana semakin besar spasi atau jarak antar elektroda maka semakin besar pula penetrasi kedalaman yang diperoleh.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QC Physics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Fisika (FIS) > S1 Fisika |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 08 Nov 2010 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2010 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/21345 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
