Pengaruh model problem based learning berbasis daring terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari gaya belajar peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 8 Malang / Ahmad Risda Efendi - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh model problem based learning berbasis daring terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari gaya belajar peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 8 Malang / Ahmad Risda Efendi

Efendi, Ahmad Risda (2020) Pengaruh model problem based learning berbasis daring terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari gaya belajar peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 8 Malang / Ahmad Risda Efendi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Efendi Ahmad Risda. Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Daring Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau Dari Gaya Belajar Peserta Didik Kelas XI IPS SMA Negeri 8 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu M.Si (2) Dr. Didik Taryana M. Si. Kata Kunci Problem Based Learning Kemampuan Berpikir Kritis Gaya Belajar Kemampuan berpikir kritis penting untuk dimiliki peserta didik dalam pembelajaran di abad 21. Hal ini dikarenakan peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis mampu menelaah masalah dengan baik sehingga masalah dapat terpecahkan. Dalam pembelajaran Model Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal ini ditunjukan dengan kelebihan model tersebut antara lain (1) Model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah dengan menyelesaikan masalah kontekstual dalam pembelajaran (2) pembelajaran lebih bermakna dan (3) mendorong peserta didik untuk bekerja dalam kelompok secara kolaboratif komunikatif dan kooperatif. Selain itu Gaya belajar juga penting untuk disadari oleh peserta didik. Hal ini dikarenakan gaya belajar peserta didik mampu menjadi modalitas untuk menemukan bagaimana belajar dengan cara yang efektif dalam merespon informasi. Maka dari itu peserta didik akan lebih mudah dalam proses belajar dan berkomunikasi. Implementasi model PBL dalam penelitian ini dilakukan secara daring. Hal ini dikarenakan adanya pandemi covid-19 sehingga Kemendikbud menghimbau seluruh sekolah untuk belajar dari jarak jauh menggunakan jaringan online. Berdasarkan hal-hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL berbasis daring terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari gaya belajar Peserta Didik kelas XI IPS SMA Negeri 8 Malang. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan menggunakan desain posttest only control group. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik yang berada di kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik 31 dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik 32. Pada kelas eksperimen (XI IPS 1) diberikan perlakuan model PBL berbasis daring dan kelas kontrol (XI IPS 2) hanya pembelajaran konvensional tanpa model yang spesifik. Uji coba instrumen dilakukan pada kelas XI IPS 3 yang bukan menjadi subjek penelitian kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Sebelum diberikan perlakuan subjek penelitian diberikan angket gaya belajar untuk mengetahui gaya belajar peserta didik. Instrumen tes kemampuan berpikir kritis yang digunakan dalam penelitian ialah 13 butir dengan rincian soal essay. Data hasil posttest diolah melalui beberapa tahap yaitu uji normalitas uji homogenitas sebagai uji prasyarat selanjutnya uji-t dan uji-f sebagai uji hipotesis menggunakan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Hasil uji yang dilakukan menunjukan dua hasil yang berbeda. Hasil uji-t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0 002 yang berarti kurang dari 0 05 dan nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen menunjukan nilai 78 0 yang lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 73 1. Artinya setelah adanya perlakuan pada kelas eksperimen dengan model PBL yang dilaksanakan secara daring terdapat pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hasil uji-F diperoleh nilai signifikansi sebesar 0 391 atau melebihi taraf signifikansi 0 05 sehingga dapat dikatakan tidak ada interaksi antara gaya belajar dengan kemampuan berpikir kritis. Meskipun nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol namun hasil tersebut tidak menunjukan adanya pengaruh dari gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) model Problem Based Learning berbasis daring berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 8 Malang dan (2) model Problem Based Learning berbasis daring berpengaruh tidak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 8 Malang. Saran yang dapat diajukan dari hasil penelitian ini adalah model PBL dapat dijadikan sebagai variasi model pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik khususnya dalam mata pelajaran geografi. Selain itu dalam implementasinya dapat perlu menggunakan materi yang bersifat kontekstual karena dapat meningkatkan pembelajaran bermakna bagi peserta didik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 03 Mar 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/195161

Actions (login required)

View Item View Item