Muhammad Fathoni (2010) Meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika melalui model pembelajaran learning cycle siswa kelas V SDN Jombok II Jonbang / Muhammad Fathoni Taufiq. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kata kunci keaktifan model pembelajaran learning cycle Observasi awal yang dilaksanakan peneliti di kelas V SDN Jombok II Jombang memperlihatkan bahwa kegiatan belajar mengajar pada pelajaran matematika masih didominasi guru. Siswa hanya duduk mendengar dan mencatat. Data yang diperoleh selama observasi awal menunjukkan bahwa dari 39 siswa siswa yang aktif hanya 38 1%. Untuk itu diperlukan suatu model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan siswa adalah model pembelajaran learning cycle. Tahapan dalam pembelajaran learning cycle yaitu guru mengecek kemampuan prasyarat dan memberikan motivasi siswa (fase pendahuluan) siswa diberikan suatu masalah kemudian diberi kesempatan menyelesaikan masalah secara berkelompok (fase eksplorasi) siswa diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapat dan ide terhadap suatu masalah melalui diskusi kelas (fase penjelasan) siswa diberi kesempatan mengembangkan dan memantapkan pemahaman terhadap konsep yang telah dipelajari (fase penerapan konsep) dan pada tahap akhir guru mengevaluasi pembelajaran untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa melalui tanya jawab (fase evaluasi). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan masing-masing siklus mencakup empat tahap yaitu perencanaan tindakan pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Jombok II Jombang yang terdiri dari 39 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa meningkat melalui model pembelajaran learning cycle. Hal ini ditunjukkan dari hasil observasi yang dilaksanakan pada setiap akhir siklus. Persentase nilai rata-rata keaktifan siswa pada observasi awal adalah 38 1% dengan kategori kurang dan siklus I adalah 56 4% dengan katagori cukup kemudian meningkat pada siklus II menjadi 79 4% dengan katagori baik. Dengan pembelajaran ini siswa menjadi lebih tertantang untuk memahami sendiri materi yang disampaikan dan mengerjakan sendiri soal-soal yang diberikan. Rasa percaya diri siswa juga bertambah dalam menyampaikan jawaban dan pendapat saat diskusi kelas. Keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran semakin meningkat karena siswa merasa senang mengikuti pembelajaran dengan adanya pemberian reward bagi yang paling aktif dalam kelas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Matematika (MAT) > S1 Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 26 Nov 2010 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2010 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/16555 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
