Ula, Faridatul (2009) Perbedaan persepsi dan sikap antara siswa Jurusan IPA dan IPS terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMAN 1 Garum / Faridatul Ula. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Layanan bimbingan dan konseling sangat penting peranannya dalam sistem pendidikan oleh karena itu bimbingan dan konseling dimasukkan dalam kurikulum sekolah menengah. Dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling persepsi dan sikap siswa penting untuk dapat memaksimalkan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah sehingga siswa dapat memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling. Dalam penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimanakah persepsi siswa jurusan IPA terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMAN 1 Garum bagaimanakah sikap siswa jurusan IPA terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMAN 1 Garum bagaimanakah persepsi siswa jurusan IPS terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMAN 1 Garum bagaimanakah sikap siswa jurusan IPS terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMAN 1 Garum dan apakah ada perbedaan persepsi dan sikap antara siswa jurusan IPA dan IPS terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMAN 1 Garum. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei deskriptif dan korasional. Hasil analisis persepsi dan sikap siswa jurusan IPA dan IPS selanjutnya dikomparasikan untuk melihat perbedaannya.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII jurusan IPA dan IPS di SMAN I Garum tahun ajaran 2008/2009 yang berjumlah 240 siswa. Sampel dari penelitian ini adalah 40 siswa IPA dan 39 siswa IPS. Adapun teknik yang digunakan dalam penarikan sampel adalah cluster sample. Untuk pengumpulan data menggunakan alat ukur berupa instrumen. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 10 bulan September tahun 2008 di SMAN 1 Garum yang dilaksanakan sendiri tanpa bantuan dari konselor sekolah. Untuk analisis hasil penelitian digunakan analisis persentase dan Uji t. Hasil penelitian persepsi siswa jurusan IPA adalah baik (67 5%) terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dan sarana bimbingan dan konseling. Sikap siswa jurusan IPA terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling adalah baik (77 5%) dan memiliki sikap cukup baik (55%) terhadap fasilitas bimbingan dan konseling. Persepsi siswa jurusan IPS terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling adalah baik (64%) dan persepsi terhadap fasilitas bimbingan dan konseling adalah (69%) baik. Sikap siswa jurusan IPS terhadap pelaksanaaan layanan bimbingan dan konseling adalah siswa cukup baik (57 28%). Sedangkan untuk sikap siswa terhadap fasilitas bimbingan dan konseling adalah sangat baik (87 15%). Berdasarkan analisis Uji_t perbedaan persepsi siswa jurusan IPA dan IPS diperoleh t tabel dengan df 77 dan taraf signifikansi (sig) 0 05 adalah sebesar 1 99. Dari analisis data diketahui nilai t hitung dengan df 77 dan taraf siginfikansi (sig) 0 05 sebesar 49 359. Karena nilai t (49 359) t tabel (1 99) maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan persepsi antara siswa jurusan IPA dan IPS terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling.Berdasarkan analisis Uji_t perbedaan sikap siswa jurusan IPA dan IPS diperoleh t tabel dengan df 77 dan taraf signifikansi (sig) 0 05 adalah sebesar 1 99. Dari analisis data diketahui nilai t hitung dengan df 77 dan taraf siginfikansi (sig) 0 05 sebesar 57 458. Karena nilai t (57 458) t tabel (1 99) maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan sikap antara siswa jurusan IPA dan IPS terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Untuk meningkatkan mutu layanan bimbingan dan konseling maka kepala sekolah diharapkan untuk meningkatkan persepsi dan sikap siswa salah satunya dengan cara memfasilitasi konselor dalam merealisasikan program bimbingan dan konseling dan melengkapi fasilitas bimbingan dan konseling lebih memadai. Kepada konselor untuk lebih meningkatkan layanannya dengan cara memberikan orientasi yang memadai dan menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Bagi guru bidang studi dan wali kelas untuk meningkatkan kerja sama dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dengan ikut memberikan persepsi yang positif kepada siswa terhadap layanan bimbingan konseling sehingga juga dapat membentuk sikap positif siswa terhadap bimbingan dan konseling dan kepada peneliti selanjutnya lebih mengembangkan penelitian yang serupa dengan variabel yang berbeda sehingga hasil penelitian tersebut dapat menjadi masukan untuk meningkatkan mutu pelaksanaan layanan bimbingan konseling di sekolah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S1 Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 28 Jul 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/1654 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
