Keterampilan komunikasi dan interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 5 Malang tahun ajaran 2007/2008 / Sharul M. - Repositori Universitas Negeri Malang

Keterampilan komunikasi dan interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 5 Malang tahun ajaran 2007/2008 / Sharul M.

Sharul M. (2009) Keterampilan komunikasi dan interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 5 Malang tahun ajaran 2007/2008 / Sharul M. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Keterampilan komunikasi merupakan keterampilan yang digunakan manusia untuk berinteraksi (berhubungan) dengan manusia yang lain. Komunikasi yang efektif ditandai dengan hubungan interpersonal yang baik dimana juga akan meningkatkan penerimaan diri seseorang. Komunikasi sangat penting dalam pergaulan remaja. Remaja yang tidak memiliki keterampilan komunikasi akan menarik diri dari pergaulan. Sebaliknya remaja yang memiliki keterampilan komunikasi dapat membina hubungan dengan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui keterampilan komunikasi siswa kelas XI SMA Negeri 3 Malang (2) mengetahui interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 3 Malang (3) mengetahui hubungan antara keterampilan komunikasi dengan interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 3 Malang Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Malang Tahun Ajaran 2007 / 2008 yang berjumlah 306 orang siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI yang berjumlah 70 orang siswa. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah Proporsional Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk keterampilan komunikasi dan interaksi social adalah angket terstruktur yang terdiri dari item favourable dan unfavourable. Teknik yang digunakan adalah persentase uji Asumsi (uji normalitas dan uji Linieritas) dan korelasi product moment dengan taraf kepercayaan 95 % dan tingkat toleransi kesalaan 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sedikit (4 2 %) siswa mempunyai tingkat keterampilan komunikasi dalam kategori Baik Sekali Cukup Banyak (35 7 %) siswa mempunyai tingkat keterampilan komunikasi dalam kategori Baik Cukup Banyak (30 %) siswa mempunyai tingkat keterampilan komunikasi dalam kategori Cukup Sedikit (20 %) siswa mempunyai tingkat keterampilan komunikasi dalam kategori Kurang dan Sedikit (10 %) siswa mempunyai tingkat keterampilan komunikasi dalam kategori Kurang Sekali. Dan hasil interaksi sosial menunjukkan bahwa Sedikit (8 5 %) siswa mempunyai tingkat interaksi sosial dalam kategori Baik Sekali Cukup Banyak (32 8 %) siswa mempunyai tingkat interaksi sosial dalam kategori Baik Cukup Banyak (38 5 %) siswa mempunyai tingkat interaksi sosial dalam kategori Cukup Sedikit (20 %) siswa mempunyai tingkat interaksi sosial dalam kategori Kurang dan Sedikit (1 4 %) siswa mempunyai tingkat interaksi sosial dalam kategori Kurang Sekali. Hasil analisis uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterampilan komunikasi dengan interaksi sosial dengan koefisien korelasi r hitung lebih besar dari pada r tabel yaitu (0 748 0 235) dengan taraf signifikansi sebesar 0 05 %. Berdasarkan hasil penelitian maka penelti manyarankan kepada beberapa pihak yaitu (1) pihak sekolah diharapkan ikut membantu dan bahkan mendukung keterampilan komunikasi dan interaksi sosial siswa yang dapat dilakukan dengan memberikan fasilitas seperti pengadaan radio sekolah dll. Dengan adanya fasilitas tersebut akan memudahkan siswa dalam menjalin komunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain. (2) konselor sekolah diharapkan dapat memberikan materi informasi pada siswa mengenai keterampilan komunikasi dan interaksi dengan orang lain. Informasi mengenai keterampilan komunikasi ini dapat mengenai cara-cara berkomunikasi yang baik dengan lawan bicara cara menyampaikan pikiran/pendapat yang baik dan benar cara mengatasi konflik dll. Sedangkan informasi mengenai interaksi sosial dapat berupa bagaimana cara menegenali diri sendiri cara menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru dll. (3) Peneliti selanjutnya hendaknya mengadakan penelitian pada subyek yang lebih luas dan menggunakan interumen pengumpulan data yang lebih beragam seperti melakukan observasi wawancara sosiometri dll. Sehingga data yang diperoleh bisa lebih lengkap dan dapat dikembangkan lebih luas terutama untuk meningkatkan hasil penelitian selanjutnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S1 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: library UM
Date Deposited: 07 Jul 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/1607

Actions (login required)

View Item View Item