Perbedaan kematangan emosi ditinjau dari kepribadian tipe A dan tipe B pada remaja akhir / Asisia Esta Friska Arsanti - Repositori Universitas Negeri Malang

Perbedaan kematangan emosi ditinjau dari kepribadian tipe A dan tipe B pada remaja akhir / Asisia Esta Friska Arsanti

Asisia Esta Friska Arsanti (2009) Perbedaan kematangan emosi ditinjau dari kepribadian tipe A dan tipe B pada remaja akhir / Asisia Esta Friska Arsanti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kepribadian adalah suatu cara yang dipilih oleh seseorang dalam bereaksi terhadap suatu stimulus yang ditunjukkan kepada lingkungan. Kepribadian seseorang dapat menjadi salah satu faktor penentu tingkat kematangan emosi seseorang. Seseorang yang kondisi emosionalnya baik memiliki kemampuan merespon yang berbeda-beda dalam kaitannya dengan kebutuhan-kebutuhan dan faktor-faktor yang berada diluar dirinya yang terlibat dalam situasi tertentu (Sukardi 1985 37). Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat kematangan emosi remaja akhir ditinjau berdasarkan kepribadian tipe A (2) mengetahui tingkat kematangan emosi remaja akhir ditinjau berdasarkan kepribadian tipe B (3) mengetahui apakah ada perbedaan kematangan emosi remaja akhir ditinjau berdasarkan kepribadian tipe A dan tipe B. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Malang angkatan 2003 2004 dan 2006 sejumlah 145 orang diambil menggunakan teknik sampel purposif. Data diperoleh menggunakan dua buah skala yang dikembangkan sendiri oleh penulis (1) skala Kematangan Emosi dan (2) skala Kepribadian Tipe A dan Tipe B. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan komparatif. Analisis hasil penelitian menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan mean diketahui bahwa dari 64 orang subjek yang tergolong berkepribadian A sejumlah 46 875% memiliki kematangan emosi tinggi dan 53 125% memiliki kematangan emosi rendah. Sedangkan 81 orang yang tergolong berkepribadian B sejumlah 46 914% memiliki kematangan emosi tinggi dan 53 086% memiliki kematangan emosi rendah. Berdasarkan hasil perhitungan t-test diketahui bahwa ada perbedaan antara kematangan emosi ditinjau dari kepribadian tipe A dan tipe B pada remaja akhir (ttabel (5% 1 977) thitung ( 3.091)) dimana berdasarkan mean remaja yang berkepribadian tipe A menunjukkan kematangan emosi lebih rendah dengan nilai mean lebih rendah (Mean 96 750) dibandingkan dengan remaja yang berkepribadian tipe B dengan mean yang lebih tinggi (Mean 101 469). Bagi peneliti berikutnya yang tertarik untuk meneliti kematangan emosi diharapkan untuk melakukan penelitian eksperimen dengan treatment untuk meningkatkan kematangan emosi remaja akhir atau menggunakan instrument baku dari Fieldman dan Rosennman dan kepada UPT-BK diharapkan memberikan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kematangan emosi remaja khususnya mahasiswa Psikologi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S1 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: library UM
Date Deposited: 10 Jun 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/1583

Actions (login required)

View Item View Item