Hubungan persepsi dan sikap siswa terhadap kenakalan remaja di SMA Negeri Gondang Tulungagung / Dwi Susanti - Repositori Universitas Negeri Malang

Hubungan persepsi dan sikap siswa terhadap kenakalan remaja di SMA Negeri Gondang Tulungagung / Dwi Susanti

Dwi Susanti (2009) Hubungan persepsi dan sikap siswa terhadap kenakalan remaja di SMA Negeri Gondang Tulungagung / Dwi Susanti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dewasa ini masyarakat mengalami keprihatinan atas meningkatnya kenakalan yang dilakukan oleh remaja yang masih mempunyai status sebagai seorang siswa atau pelajar di suatu sekolah. Dalam hal ini masyarakat telah menuduh sekolah sebagai penyebab terjadinya kenakalan remaja yang dipandang karena kelalaian atau kekurangmampuan pihak sekolah dalam mengendalikan tingkah laku siswanya yang sedang dalam keadaan labil dan sensitif. Bimbingan dan konseling sebagai salah satu komponen pendidikan perlu melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan tingkah laku siswanya melalui berbagai kegiatan layanan bimbingan. Agar dapat menentukan materi maupun bentuk layanan yang tepat dan efektif dalam membantu siswa mencegah dan menanggulangi masalah kenakalan remaja guru pembimbing perlu terlebih dahulu memahami karakteristik siswanya yaitu dengan mengetahui persepsi dan sikap siswa terhadap kenakalan remaja. Karena persepsi yang tepat akan menunjang seseorang untuk bertingkah laku atau bersikap yang tepat pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi terhadap kenakalan remaja sikap terhadap kenakalan remaja dan hubungan antara persepsi dan sikap siswa kelas XI SMA Negeri Gondang Tulungagung terhadap kenakalan remaja. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri Gondang Tulungagung yang berjumlah 311 siswa. Sampel diambil sebanyak 64 (20 %) dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan alat pengumpul data berupa angket dan skala sikap. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis persentase untuk mengetahui gambaran persepsi terhadap kenakalan remaja dan sikap siswa terhadap kenakalan remaja serta teknik analisis korelasi Product Moment Pearson untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (73 4 %) siswa memiliki persepsi terhadap kenakalan remaja yang tergolong kurang tepat dan sebagian besar (73 5 %) siswa memiliki sikap terhadap kenakalan remaja yang tergolong kurang tepat. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa H0 diterima yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara persepsi dan sikap siswa kelas XI SMA Negeri Gondang Tulungagung terhadap kenakalan remaja. Hal ini berarti tepatnya persepsi siswa tidak selalu diikuti dengan sikap yang tepat terhadap kenakalan remaja. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan (I) Kepala sekolah hasil penelitian ini hendaknya dijadikan masukan dalam memberikan kebijakan baik yang berupa sarana prasarana maupun pengadaan tenaga ahli yang kompeten di bidang bimbingan dan konseling dalam rangka pengintensifan bimbingan dan konseling di sekolah yang pada umumnya ini masih ditangani oleh guru bidang studi (II) Konselor sekolah untuk mewujudkan pribadi yang baik sesuai dengan harapan perlu dilakukan pemberian layanan bimbingan. Pemberian layanan bimbingan ini agar para remaja (siswa) dapat memahami menerima serta dapat mengambil keputusan serta sikap yang tepat. Konselor sebagai guru pembimbing di sekolah perlu memberikan berbagai layanan bimbingan bagi para siswanya baik bimbingan pribadi sosial belajar atau karier. Oleh karena sikap tampaknya tidak selalu bersumber dari persepsi maka perlu dipilah intervensi terhadap sikap dari intervensi terhadap persepsi diperlukan strategi khusus untuk mengembangkan sikap. Dengan demikian diharapkan siswa dapat bersikap yang tepat dalam menghadapi masalah atau keadaan yang dihadapkan kepadanya (III) Guru hasil penelitian ini hendaknya dijadikan masukan bagi untuk senantiasa bekerja sama dengan konselor dalam memberikan pengarahan pada saat berlangsungnya proses belajar mengajar (PBM) dengan memasukkan materi tentang hal-hal yang berkaitan dengan kenakalan remaja ke dalam kurikulum yang bersangkutan sehingga siswa pun akan memiliki persepsi yang tepat tentang kenakalan remaja dan lebih penting lagi adalah memiliki sikap yang tepat berkaitan dengan kenakalan remaja (IV) Peneliti selanjutnya yang tertarik pada permasalahan yang sama hendaknya menindak lanjuti penelitian ini dengan memasukkan variabel lain memperhatikan instrumen yang digunakan agar setiap indikator dari masing-masing variabel dapat terwakili menambah instrumen yang digunakan seperti menggunakan pedoman wawancara atau observasi sehingga data hasil penelitian lebih akurat dan mengembangkan populasi atau wilayah penelitian sehingga penelitian ini lebih bervariasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S1 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: library UM
Date Deposited: 19 Jan 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/1582

Actions (login required)

View Item View Item