Penerapan model pembelajaran learning cycle untuk meningkatkan kemampuan bertanya siswa kelas XI IPA SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang pada mata pelajaran matematika / Siti Rochana - Repositori Universitas Negeri Malang

Penerapan model pembelajaran learning cycle untuk meningkatkan kemampuan bertanya siswa kelas XI IPA SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang pada mata pelajaran matematika / Siti Rochana

Rochana, Siti (2010) Penerapan model pembelajaran learning cycle untuk meningkatkan kemampuan bertanya siswa kelas XI IPA SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang pada mata pelajaran matematika / Siti Rochana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci Learning Cycle Kemampuan Bertanya. Interaksi positif antara guru dan siswa merupakan kunci keberhasilan dari suatu pembelajaran. Hal ini dapat terlihat dari kemauan siswa dalam mengajukan pertanyaan. Tetapi seringkali siswa tidak mau untuk mengajukan pertanyaan dengan berbagai alasan yaitu malu sungkan takut ditertawakan dan sebagainya. Hal ini menyebabkan kemampuan bertanya siswa menjadi rendah dan berakibat hasil belajar siswa juga rendah. Terkait dengan itu guru harus mampu memilih strategi yang tepat untuk dapat memfasilitasi siswa dalam mengajukan pertanyaan. Salah satu model pembelajaran tersebut yaitu model pembelajaran Learning Cycle. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Learning Cycle yang dapat meningkatkan kemampuan bertanya siswa pada mata pelajaran matematika. Learning Cycle yang diterapkan terdiri dari 5 fase yaitu engagement exploration explanation elaboration/extention dan evaluation. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Tingkat keberhasilan dapat dilihat dengan mengamati peningkatan kemampuan bertanya yang dilihat dari indikator kemampuan bertanya yang diperoleh dari awal pertemuan akhir siklus I dan akhir siklus II. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan bertanya siswa adalah indikator kemampuan bertanya yaitu tingkat pertanyaan relevansi terhadap materi bahasa yang digunakan dan keberanian dalam mengajukan pertanyaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle dapat meningkatkan kemampuan bertanya siswa. Hasil rata-rata kemampuan bertanya siswa dari awal pertemuan ke akhir siklus I dan ke akhir siklus II meningkat 15 5 poin dan 13 5 poin. Pada awal pertemuan rata-rata kemampuan bertanya siswa yaitu 23 75% pada siklus I rata-rata kemampuan bertanya siswa sebesar 39 25% sedangkan pada siklus II rata-rata kemampuan bertanya siswa sebesar 52 75%. Dengan pembelajaran ini siswa menjadi lebih tertantang untuk memahami sendiri materi yang disampaikan dan mengerjakan sendiri soal-soal yang diberikan. Rasa percaya diri siswa juga bertambah dalam menyampaikan jawaban dan pendapat saat diskusi kelas. Motivasi siswa untuk bertanya semakin bertambah karena siswa merasa senang mengikuti pembelajaran dengan adanya pemberian reward bagi yang bersedia mengajukan pertanyaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Matematika (MAT) > S1 Pendidikan Matematika
Depositing User: library UM
Date Deposited: 31 Aug 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/15324

Actions (login required)

View Item View Item