Pengembangan sistem pembelajaran cerdas sebagai media pembelajaran untuk materi penjumlahan pecahan / Budi Santoso - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengembangan sistem pembelajaran cerdas sebagai media pembelajaran untuk materi penjumlahan pecahan / Budi Santoso

Santoso, Budi (2009) Pengembangan sistem pembelajaran cerdas sebagai media pembelajaran untuk materi penjumlahan pecahan / Budi Santoso. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Santoso Budi. 2008. Pengembangan Sistem Pembelajaran Cerdas sebagai Media Pembelajaran untuk Materi Penjumlahan Pecahan. Skripsi Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Rini Nurhakiki M. Pd (II) Mohamad Yasin S.Kom M.Kom. Kata Kunci Sistem Pembelajaran Cerdas Penjelasan umpan balik Media Pembelajaran Penjumlahan Pecahan. Skripsi ini membahas pengembangan sistem pembelajaran cerdas atau yang lebih dikenal dengan Intelligent Tutoring System (ITS) sebagai media pembelajaran pada materi penjumlahan pecahan. Dalam pengembangan ini diperlukan beberapa hal yang dapat membedakan media pembelajaran yang menggunakan sistem pembelajaran cerdas atau tidak. Hal-hal yang membedakannya antara lain 1. Media pembelajaran ini mampu menganalisis sendiri tingkat pemahaman siswa 2. Mampu memberikan umpan balik yang sesuai dengan hasil analisis media tersebut 3. Umpan balik yang diberikan dikemas sedemikian rupa sehingga mudah dipahami. Hal-hal tersebut di atas itulah yang merupakan kelebihan media pembelajaran ini dengan media pembelajaran yang lain yang tidak menggunakan sistem pembelajaran cerdas. Kelebihan utama dari media yang menggunakan sistem pembelajaran cerdas adalah kemampuan media pembelajaran ini bertindak selayaknya guru yang mampu mengarahkan siswa sesuai dengan kemampuan dari masing-masing siswa. Hal inilah yang mengakibatkan perbedaan tampilan antara siswa satu dengan yang lain yang sama-sama menggunakan media ini tetapi kemampuan siswa-siswa tadi berbeda. Untuk itu media pembelajaran ini memang dirancang agar dapat membantu siswa mendalami materi penjumlahan pecahan hanya dengan menggunakan media ini. Meskipun dalam prakteknya media ini mampu bertindak selayaknya guru tetapi tidak ada maksud untuk menggantikan posisi guru di sekolah. Guru dalam pembelajaran masih sangat dibutuhkan karena media ini hanya mampu mengarahkan siswa sesuai dengan yang telah diprogramkan saja untuk hal-hal diluar dari yang diprogramkan harus mampu ditangani oleh masing-masing guru. Untuk itulah ke depannya nanti guru harus mampu mengembangkan pengetahuan serta keterampilan sehingga mampu menutupi kekurangan dari media pembelajaran yang digunakan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Matematika (MAT) > S1 Pendidikan Matematika
Depositing User: library UM
Date Deposited: 02 Mar 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/15170

Actions (login required)

View Item View Item