Penerapan pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan afektif siswa kelas X di SMA Negeri 9 Malang tahun ajaran 2006/2007 / Salis Tri Handayani - Repositori Universitas Negeri Malang

Penerapan pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan afektif siswa kelas X di SMA Negeri 9 Malang tahun ajaran 2006/2007 / Salis Tri Handayani

Salis Tri Handayani (2009) Penerapan pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan afektif siswa kelas X di SMA Negeri 9 Malang tahun ajaran 2006/2007 / Salis Tri Handayani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) merupakan pembelajaran yang bermanfaat untuk melatih siswa mengkonstruk kembali pengetahuan yang sudah mereka miliki. TPS memberikan waktu berpikir dan merespon serta saling bantu satu sama lain. TPS terdiri atas tiga tahapan inti yaitu think (berpikir) artinya siswa memikirkan secara individu suatu permasalahan pair (berpasangan) artinya secara berpasangan mendiskusikan suatu permasalahan dan share (berbagi) artinya siswa secara berpasangan berbagi pada seluruh kelas dan siswa lain menanggapi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Permasalahan yang ada di kelas X SMA Negeri 9 Malang khususnya di kelas X2 adalah rendahnya kemampuan kognitif dan kemampuan afektif siswa dalam belajar matematika. Berdasarkan hal tersebut untuk mengatasi permasalahan dilaksanakan pembelajaran kooperatif tipe TPS. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Siklus I menggunakan materi volume bangun ruang sisi datar dan siklus II menggunakan materi bangun ruang sisi lengkung. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 23 Mei sampai 2 Juni 2007. Kemampuan kognitif siswa diukur dengan menggunakan tes yang berbentuk uraian. Tes dilaksanakan sebanyak tiga kali yaitu tes awal tes akhir siklus I dan tes akhir siklus II. Untuk kemampuan afektif siswa diukur dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi kemampuan afektif siswa selama pembelajaran berlangsung dan angket afektif siswa. Data penelitian hasil tes dianalisis dengan cara menghitung rata-rata dan menghitung persentase peningkatannya. Untuk data penelitian hasil observasi dianalisis dengan cara menghitung skor yang dilanjutkan pada penentuan kategori yang dicapai dan mempersentase hasil peningkatannya. Sedangkan angket kemampuan afektif siswa dianalisis untuk mengetahui peningkatan kemampuan afektif siswa yang berada dalam ketegori yaitu tidak meningkat kurang meningkat cukup meningkat dan meningkat. Hasil penelitian menghasilkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif siswa. Adapun model pembelajaran yang dilaksanakan dalam pembelajran kooperatif tipe TPS mempunyai tiga tahap yaitu tahap pendahuluan tahap inti dan tahap penutup. Tahap inti dalam pembelajaran kooperatif tipe TPS adalah tahap think tahap pair dan tahap share. Dari model pembelajaran yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran koopertif tipe TPS dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan afektif siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningakatan tes awal dan tes akhir siklus I sebanyak 10 65% tes akhir siklus I dan tes akhir siklus II sebanyak 11 60% dan tes awal dengan tes akhir siklus II sebanyak 23 49%. Kemampuan afektif siswa yang diukur berdasarkan lembar observasi mengalami peningkatan dari observasi awal dengan siklus I sebanyak 14 85% siklus I dengan siklus II sebanyak 29 69% dan observasi awal dengan siklus II sebanyak 14 84%. Sedangkan hasil angket yang merupakan data pendukung dalam penelitian ini siswa dengan kategori tingkat kemampuan afektif tidak meningkat sebanyak 0% siswa dengan kategori tingkat kemampuan afektif kurang meningkat sebanyak 2 38% siswa dengan kategori tingkat kemampuan afektif cukup meningkat sebanyak 35 71% dan siswa dengan kategori tingkat kemampuan afektif meningkat sebanyak 61 90%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti menyarankan sebaiknya pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) dijadikan alternatif yang perlu dipertimbangkan dalam pembelajaran. Hal ini karena pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Matematika (MAT) > S1 Pendidikan Matematika
Depositing User: library UM
Date Deposited: 12 Jun 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/15064

Actions (login required)

View Item View Item