Nahdly, Dewo Panji (2019) Pengaruh Interval Training LariterhadapPeningkatan VO2max SiswaPesertaEkstrakurikuler Futsal SMP Negeri 2 Candi Kabupaten Sidoarjo. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Futsal merupakan suatu cabang olahraga yang diadopsi dari permainan sepakbola dengan ukuran lapangan yang lebih kecil. Setiappemainmemilikituntutantugas yang tinggikarenaharusselaluterlibatdalampermainanbaiksaatmenyerangmaupunbertahan. Hal tersebutmewajibkansetiappemainuntukmemilikidayatahan yang mumpunidimanahaltersebutjugaeratkaitannyadengankapasitasnilaiVO2max. Salah satumetode yang dapatdigunakanuntukmeningkatkandayatahanadalahinterval training. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui suatupengaruh darivariabelsebabterhadapvariabelakibat. Dimanavariabelsebab yang dimanipulasikanadalahberupainterval trainingsedangkanvariabelakibatnyaadalahberupakapasitasnilaiVO2max. Rancangan penelitianyang digunakanadalahrancanganpra-eksperimental dengan model pre-test dan post-test dalam satu kelompok. Populasiberasaldariseluruhsiswapesertaekstrakurikuler futsal SMP Negeri 2 Candi KabupatenSidoarjo yang berjumlah 72 siswa,darijumlahtersebut23 siswadiantaranyadipilihsecaraacakuntukkemudiandijadikansampelpenelitian. Pengumpulan data dilakukandengantekniktesdandokumentasi. Instrumentesyang digunakanadalahMultistage Fitness Testdengannilaivaliditas 0,84danreliabilitas 0,97.Sebelummelakukanpengujianhipotesismenggunakananalisisuji-t amatanulangan, ujipersyaratan yang harusdipenuhiterlebihdahuluadalah data harusberdistribusi normal danmemilikivarian yang homogen. Hasil tes awal (pre-test) VO2maxsiswadiperoleh rentangannilaiantara29,7 sampai dengan 39,2. Mean = 34,091 dansimpanganbaku = 2,448. Setelah menjalani program latihan interval training3 kali permingguselama 6 minggu, pada tes akhir (post-test)diperolehhasilVO2max siswa dengan rentangan nilaiantara31 sampai dengan 40,5.Mean = 36,052 dansimpanganbaku = 2,424.SedangkanhasilujinormalitasdiperolehX2hitungtesawal= 2,209 danX2hitungtesakhir= 1,104 sedangkanX2tabel 5% dengandb 5 – 1 = 4 adalah 9,488. Sehingga data tesawaldantesakhirdinyatakanberdistribusi normal. Selanjutnyaujihomogenitasmenggunakanuji F diperoleh F hitung = 1,0084, sedangkan F tabel 5% dengandb 23 – 1 = 22 adalah 2,05. Karena F hitunglebihkecildari F tabelmaka data tesawaldantesakhirmemilikivarian yang homogen. Karena data yang diperolehberdistribusi normal danmemilikivarian yang homogen, makaujiprasyarattelahterpenuhidandilanjutkanuntukpengujianhipotesismenggunakanuji-t amatanulangan. Hasil uji-t amatan ulangan diperoleh t hitung = 370,0729 > t tabel = 2,074 dengan db 23–1= 22. Berarti ada perbedaan yang signifikan antara mean tes awal dan tes akhir. Maka hipotesis nihil yang menyatakan tidak ada perbedaan mean antara hasil tes awal dan tes akhir kapasitas nilai VO2max ditolak. Sehingga disimpulkan bahwa interval training dapat secara signifikan meningkatkannilaikapasitasVO2max.DimanadalampenelitianinipeningkatanVO2max rata-rata terjadisebesar 5,75%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | futsal, VO2max, interval training |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Departemen Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) > S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga |
| Depositing User: | mr mahasiswa UM |
| Date Deposited: | 01 Mar 2022 01:40 |
| Last Modified: | 01 Mar 2022 01:40 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/1257 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
