Betric Feriandika (2009) Penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dalam pembelajaran bahasa Arab di MAN Lamongan / Betric Feriandika. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan kurikulum baru penyempurna kurikulum 2004 (KBK) yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Perjalanan penerapan KBK pada tahun 2006 di MAN Lamongan yang masih belum optimal dilanjutkan dengan penyelenggaraan kurikulum baru yaitu KTSP mulai tahun ajaran 2007/2008. Salah satu perbedaan yang menonjol antara KTSP dengan KBK adalah bahwa KTSP memberikan wewenang kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum tersebut. Serta KTSP tidak mengatur secara rinci proses belajar mengajar di kelas guru dan sekolah bebas mengembangkan sendiri sesuai kondisi murid dan daerah. Tujuan penelitian secara umum adalah mendeskripsikan penerapan KTSP dalam pembelajaran bahasa Arab (PBA) di MAN Lamongan. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran bahasa Arab (2) pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab dan (3) faktor-faktor pendukung dan penghambat penerapan KTSP dalam pembelajaan bahasa Arab. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa-siswi program bahasa kelas XII MAN Lamongan yang berjumlah 80 siswa guru bahasa Arab program bahasa kelas XII dan kepala MAN Lamongan. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti (human instrument) sebagai instrumen kunci dan instrumen penunjang berupa pedoman observasi pedoman analisis dokumen pedoman wawancara dan angket/kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Arab program bahasa kelas XII secara konseptual mampu menerapkan KTSP dalam pembuatan perencanaan PBA namun secara aplikasi masih mengalami kesulitan. Adapun penerapan KTSP dalam penyusunan perencanaan PBA sudah sesuai dengan komponen KTSP. Guru membuat perangkat perencanaan pembelajaran yang terdiri dari prota promes silabus dan RPP. Silabus dan RPP disusun sesuai dengan model berbasis KTSP dari Depag. Komponen-komponen perangkat pembelajaran tersebut meliputi identitas standar kompetensi kompetensi dasar indikator materi pokok dan alokasi waktu. Sedangkan penerapan KTSP dalam PBA terdiri dari penerapan dalam bahan ajar/buku teks metode media dan sistem penilaian. Bahan Ajar/Buku teks yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran ketrampilan berbahasa Arab adalah buku al- Arabiyyatu Laka oleh A. Fahrurrozi terbitan Pustaka Insan Madani sebagai buku wajib. Guru menggunakan buku tersebut karena buku tersebut mengacu pada Standar Isi MA Depag RI 2006 yang sebagian besar isinya mengakomodasi amanat KTSP yakni pembelajaran kontekstual dan berbasis kompetensi. Sedangkan buku penunjang yang lain adalah buku al Arabiyyatu Linnasyiin karangan Mahmud Isma il Shiny dkk dan buku pelajaran bahasa Arab Ta lim al-Lughoh al- Arabiyyah karangan H.D. Hidayat terbitan PT. Karya Toha Putra. Mengenai metode PBA yang digunakan adalah metode eklektik atau metode gabungan/pilihan. Pemilihan dan penggabungan metode yang digunakan oleh guru kurang bervariasi terkadang guru kurang bisa menguasai situasi kelas karena siswa yang kurang aktif dalam KBM. Media PBA yang digunakan berupa media berbasis cetak seperti buku teks multimedia seperti laptop LCD dengan software (perangkat lunak) berupa tabel qawaid dan lagu-lagu bahasa Arab. Media yang digunakan kurang variatif dan intensitas penggunaanya masih belum maksimal. Adapun sistem penilaian yang diterapkan oleh guru meliputi penilaian proses dan hasil. Kedua penilaian tersebut mencakup aspek afektif kognitif dan psikomotorik. Penilaian proses dilaksanakan selama KBM berlangsung. Sedangkan penilaian hasil belajar dilakukan setiap selesai pembelajaran. Faktor pendukung penerapan KTSP dalam PBA meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu SDM yang bermutu sarana dan prasarana. Sedangkan faktor eksternal adalah lingkungan sekolah yang kondusif dan orang tua. Adapun faktor penghambat PBA diantaranya heterogenitas siswa sarana yang kurang memadai siswa yang kurang aktif dalam KBM beban materi banyak dan jumlah siswa yang banyak (kelas besar). Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar guru bahasa Arab meningkatkan profesionalisme dan kualitas PBA dengan menciptakan ide-ide kreatif dalam menggunakan metode maupun media PBA yang variatif sosialisasi antarguru bahasa Arab di MA lainnya serta mengikuti perkembangan pengetahuan PBA melalui berbagai media Kepala madrasah hendaknya mengambil kebijakan dengan melibatkan partisipasi masyarakat (Dewan Sekolah) Depag dan Pemerintah Daerah dalam rangka pengadaan fasilitas dan sarana pembelajaran yang dirasa kurang Depag hendaknya meningkatkan perannya dengan sekolah-sekolah yang dinaunginya dalam bentuk kegiatan sosialisasi seperti pelatihan seminar penelitian dan lain-lain demi peningkatan kualitas guru-guru bahasa Arab. Sosialisasi hendaknya menekankan pada substansi KTSP dan metode sosialisasi yang digunakan hendaknya berorientasi pada kerja modelling/praktik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Sastra (FS) > Departemen Sastra Arab (ARA) > S1 Pendidikan Bahasa Arab |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 09 Jun 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/11130 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
