Purnomo, Wiwit Aji (2009) The differences of politeness strategies used by male and female characters of Friends TV series / Wiwit Aji Purnomo. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRACT Purnomo Wiwit Aji. 2009. The Differences of Politeness Strategies Used by Male and Female Characters of Friends TV Series. Skripsi Jurusan Sastra Inggris Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Nur Mukminatien M.Pd Kata kunci politeness strategies face threatening acts Friends TV series pragmatics cross gender communication Penelitian ini terfokus pada konsep strategi kesantunan dari Brown dan Levinson (1987). Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki perbedaan strategi kesantunan yang dipergunakan oleh tokoh utama pria dan wanita di serial TV Friends. Khususnya penelitian ini dirancang untuk mengentahui (1) strategi-strategi kesantunan yang dipergunakan oleh tokoh utama pria (2) strategi-strategi kesantunan yang dipergunakan oleh tokoh utama wanita (3) strategi kesantunan yang paling sering dipergunakan oleh tokoh utama pria dan (4) strategi kesantunan yang paling sering dipergunakan oleh tokoh utama wanita. Komunikasi antar jender dipilih dikarenakan diantara pria dan wanita memiliki persepsi yang berbeda mengenai fungsi bahasa. Rancangan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dikarenakan data dikumpulkan dianalisa dan digambarkan dalam bentuk kata dibanding dalam bentuk angka atau prosedur statistik. Penelitian ini adalah deskriptif dikarenakan penelitian ini mencoba menggambarkan cara penggunaan strategi kesantunan oleh pria dan wanita Amerika dewasa. Data dari penelitian ini adalah ucapan-ucapan tokoh utama pria dan wanita dalam serial TV Friends yang mengandung strategi kesantunan. Penelitian ini memiliki satu sumber data primer yakni naskah serial TV Friends musim pertama dan kedua dari sepuluh musim serial TV Friends mulai tahun 1994-2001 yang diperoleh dari www.twiztv.com Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh utama pria dan wanita dalam serial TV Friends mempergunakan keempat strategi kesantunan seperti yang dikemukakan oleh Brown dan Levinson (1987). Tokoh utama pria paling sering mempergunakan Positive Politeness .8%) diikuti oleh Bald on Record (33.7%) Negative Politeness (17.6%) dan Off-Record (9.9%). Tokoh utama wanita paling sering mempergunakan Positive Politeness (37.8%) diikuti oleh Bald on Record (35.8%) Negative Politeness (21.7%) dan Off-Record (4.7%). Strategi Bald on Record nomor 4 (S s want to satisfy H s face is minimum) merupakan strategi yang paling sering dipergunakan oleh tokoh utama dari serial ini. Tokoh utama pria mempergunakan strategi kesantunan ini sebanyak 31 kali (12.8% dari keseluruan strategi kesantunan yang dipergunakan) sedangkan tokoh utama wanita mempergunakan strategi kesantunan ini sebanyak 47 kali (18.5% dari keseluruhan strategi kesantunan yang dipergunakan). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tokoh utama pria dan wanita sama-sama mempergunakan keempat strategi kesantunan. Kesimpulannya semua strategi kesantunan ini dikemukakan untuk meminimalisir Face Threatening Acts (FTAs) yang ditunjukkan oleh tokoh utama pria dan wanita di serial TV Friends. Alasan mereka memilih strategi kesantunan tertentu ditentukan oleh motif mereka dalam melakukan FTA dan factor-faktor yang mempengaruhinya yakni jarak kekuatan dan tekanan. Dalam memilih strategi bald on record tokoh serial TV ini terpengaruh keinginan mereka untuk dihargai oleh pendengarnya. Positive Politeness menjadi strategi kesantunan yang paling sering dipergunakan oleh tokoh utama dikarenakan mereka mampu menunjukkan keinginan mereka untuk menjaga jarak diantara mereka. Negative Politeness dipergunakan dalam menunjukkan bahwa para tokoh utama tidak begitu yakin dengan apa yang sedang mereka bicarakan dan ketika mereka tidak ingin menekan pendengarnya dengan meminta sesuatu secara terang-terangan. Dari hasil penelitian ini off-record biasanya dipergunakan untuk menunjukkan bahwa para tokoh utama merasa terkesima dan kadangkala untuk menunjukkan ketidakpercayaan mereka tentang kondisi yang dialami oleh pendengarnya sehingga mereka cenderugn melebih-lebihkan fakta yang ada. Untuk mahasiswa yang mempelajari pragmatics mereka masih harus peka dengan faktor-faktor sosial yang mempengaruhi penggunaan strategikesantunan tertentu. Dosen pragmatics perlu memberikan contoh lebih tentang strategi kesantunan dari berbagai konteks yang beragam. Dikarenaka serial TV Friends dapat dianggap sebagai pengejawantahan dari kejadian sehari-hari dosen pragmatics dapat membawanya kedalam kegiatan dikelas. Jika mereka menemui kesulitan dalam mencari contoh strategi kesantunan dikehidupan sehari-hari mereka maka mereka dapat mengambil contoh dari serial TV. Peneliti masadepan diharapkan dapat mengadakan penelitian diwacana-wacana buatan yang lain seperti novel dan cerita pendek. Mereka dapat menyelidiki cara pengarang menggunakan strategi kesantunan dalam percakapan yang ditemukan didalam novel atau cerita pendek karena pengarang novel atau cerita pendek biasanya membawa apa yang mereka temukan dalam kehidupan sehari-hari kedalam novel ataupun cerita pendek.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Sastra (FS) > Departemen Sastra Inggris (ING) > S1 Bahasa dan Sastra Inggris |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 17 Sep 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/10925 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
