Rachmat Eko (2010) Peningkatan kualitas pembelajaran IPS kelas V menggunakan model peta konsep di SDN 1 Pisangcandi Kecamatan Sukun Kota Malang / Rachmat Eko Riza S. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kata kunci kualitas pembelajaran IPS model peta konsep Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memegang peranan penting dalam mengembangkan kemampuan hidup siswa. IPS memuat materi-materi yang mengajarkan kepada para siswa cara berinteraksi dengan lingkungan sosialnya dan cara-cara memecahkan masalah sosial yang dihadapi oleh para siswa. Pembelajaran IPS selama ini menggunakan pendekatan teacher centered dengan metode pembelajaran yang sering digunakan adalah metode direct teaching. Akibatnya adalah pengetahuan siswa tentang lingkungan sosialnya menjadi sempit dan kemampuan memecahkan masalah-masalah sosial yang dihadapi oleh siswa menjadi terbatas. Implikasi dari cara membelajarkan IPS di SD dengan pendekatan teachers centered tampak saat observasi pembelajaran peninggalan sejarah berskala nasio-nal masa Hindu Budha dan Islam di kelas V SDN 1 Pisangcandi Kecamatan Sukun Kota Malang. Siswa tampak malas dan kurang antusias karena dominasi guru sangat besar saat pembelajaran. Suasana kelas menjadi tidak kondusif ketika siswa merasa bosan dan merasa tidak dilibatkan. Siswa juga kesulitan untuk memahami materi yang diajarkan oleh guru karena harus menghapal. Efek secara umum adalah kualitas pembelajaran IPS di kelas V menjadi rendah. Salah satu cara pemecahan masalah rendahnya kualitas pembelajaran IPS kelas V SD adalah dengan menggunakan model pembelajaran peta konsep. Peta konsep berfungsi untuk memvisualisasikan konsep utama dan konsep-konsep pendukung agar mudah dipahami hubungan antar konsep tersebut. Dalam hal ini konsep utamanya adalah peninggalan sejarah berskala nasional di Indonesia dan konsep-konsep pendukungnya adalah peninggalan sejarah dari kerajaan-kerajaan masa Hindu Budha dan Islam. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui pene-rapan model pembelajaran peta konsep dalam peningkatan kualitas pembelajaran IPS kelas V SD dan apakah penggunaan model pembelajaran peta konsep dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPS kelas V SD di SDN 1 Pisangcandi Kecamatan Sukun Kota Malang. Penelitian ini tergolong dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan problem solving. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus menggunakan model Kemmis dan Taggart meliputi perencanaan tindakan pelaksanaan tindakan observasi tindakan dan refleksi hasil tindakan. Subyek penelitian adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2010-2011 SDN 1 Pisangcandi Kecamatan Sukun Kota Malang. Instrumen yang digunakan adalah lembar obser-vasi kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran kemampuan afektif siswa kemampuan siswa dalam membuat peta konsep dan interaksi suasana serta kreativitas belajar. Aspek peta konsep yang diamati adalah penggunaan gambar atau foto sebagai konsep utama menggunakan garis lengkung untuk menghubungkan antar konsep menggunakan berbagai warna dan menggunakan satu kata kunci untuk meng-gambarkan hubungan antar konsep. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pembelajaran IPS Kelas V SD meningkat. Kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran pada siklus 1 dengan skor 95 dan siklus 2 dengan skor 95. Kemampuan guru dalam melak-sanakan pembelajaran pada siklus 1 dengan skor 87 5 dan meningkat pada siklus 2 dengan skor 93 75. Kemampuan afektif siswa pada siklus 1 mendapat skor 68 meningkat pada siklus 2 dengan skor 80. Kemampuan siswa dalam membuat peta konsep pada siklus 1 dengan skor 83 meningkat pada siklus 2 dengan skor 89. Dan interaksi suasana belajar dan kreativitas pada siklus 1 dengan skor 89 dan meningkat pada siklus 2 dengan skor 94. Terdapat beberapa kendala selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini diantaranya adalah penguasaan kelas yang kurang optimal media pembelaja-ran yang kurang menarik perhatian siswa luasnya materi pembelajaran dan kurangnya dukungan dari sekolah untuk menunjang pembelajaran yang efektif dan efisien. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran peta konsep dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPS Kelas V SD khususnya pada materi peninggalan sejarah berskala nasional masa Hindu Budha dan Islam di Indonesia. Saran penelitian adalah mengkombinasikan peta konsep dengan media dan metode pembelajaran yang lain untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan penuh kreativitas. Selain itu perlu memperhatikan syarat pembentukan kelompok yang baik dan penguasaan kelas yang baik agar kondisi kelas tetap kondusif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 30 Dec 2010 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2010 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/105876 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
