Nurfita Dwi (2010) Peningkatan hasil belajar PKn tentang nilai-nilai Pancasila kelas II melalui metode simulasi di SDN Ngaringan 02 Gandusari Kabupaten Blitar / Nurfita Dwi Astanti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kata Kunci Peningkakatan PKn Nilai metode simulasi Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan dalam bangku pendidikan formal. Matapelajaran ini memfokuskan pada pembentukan warga negara yang baik cerdas terampil dan berkarakter seperti yang diamanatkan dalam UUD 1945. Peningkatan kualitas pembelajaran PKn sangat diperlukan mengingat pentingnya mata pelajaran ini bagi pembentukan generasi bangsa. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran diantaranya yaitu dengan penggunaan metode. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa di SDN ngaringan 02 memiliki permasalahan diantaranya yaitu siswa memahami nilai-nilai Pancasila selain itu siswa belum bisa mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi masalah tersebut digunakan metode simulasi dalam pembelajarannya. Pada penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan metode simulasi pada pembelajaran PKn kelas II SDN Ngaringan 02 Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar (2) mendeskripsikan Peningkatan hasil belajar PKn tentang nilai-nilai Pancasila kelas II SDN Ngaringan 02 Kecamatan gandusari Kabupaten Blitar. Untuk mencapai tujuan tesebut penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Rancangan tindakan disusun dalam satuan siklus yang terdiri perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Instrumen utama pengumpulan data dalam penelitian ini adalah peneliti dibantu guru kelas II dengan menggunakan angket lembar observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I siswa mempunyai ketuntasan belajar 42%. Pada siklus II siswa mempunyai ketuntasan belajar 85 7%. Hal ini menunjukan peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 43 7%. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan dengan menggunakan metode simulasi siswa lebih aktif dan kreatif dalam kegiatan pembelajaran. Sehingga siswa mampu mencapai kreteria ketuntasan minimal yang ditentukan oleh sekolah. Dari penelitian ini dapat disarankan guru dalam penggunaan ini member kesempatan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal yang belum atau kurang faham sebelum dilakukannya permainan simulasi. Hal itu diperlukan agar siswa lebih lancar dalam memerankan perannya saat permainan simulasi. Melaksanakan metode simulasi sesuai dengan tahap-tahapannya sehingga siswa dapat melakukan simulasi denagan baik. Selain itu guru hendaknya dalam memilih property/ perlengkapan disesuaikan dengan kondisi lingkungan siswa sehingga penggadaan property tidak menghalangi pelaksanaan kegitan simulasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 28 Dec 2010 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2010 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/105857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
