Sumariyati, Wiwin (2010) Peningkatan kemampuan menceritakan kembali melalui teknik bermain peran pada siswa kelas V SDN Sebandung II / Wiwin Sumariyati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Sumariyati Wiwin. 2010. Peningkatan Kemampuan Menceritakan Kembali melalui Teknik Bermain Peran pada Siswa Kelas V SDN Sebandung II. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Kecamatan sukorejo Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Muhana Gipayana M.Pd (II) Drs. Suharjo M.S M.A. Kata kunci bermain peran menceritakan kembali meningkat SD. Belajar bahasa adalah belajar komunikasi karena itu pembelajaran bahasa harus diarahkan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Faktanya berdasarkan pengamatan peneliti dan hasil tes pra tindakan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas V SDN Sebandung II diketahui bahwa hanya 3 orang siswa dari 12 orang siswa (25%) mampu menceritakan kembali isi teks dengan klasifikasi baik. Strategi yang dipandang menjanjikan adalah strategi pembelajaran dengan teknik bermain peran. Untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan proses pembelajaran dengan teknik bermain peran dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dan bagaimana hasil penggunaan teknik bermain peran dalam meningkatkan kemampuan menceritakan kembali siswa kelas V SDN Sebandung II peneliti melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Penelitian tindakan ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas V sebagai observer. Penggunaan teknik bermain peran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V Sebandung II sebatas media pembelajaran untuk membantu siswa mengingat bagian-bagian penting dalam cerita sehingga siswa mampu menceritakan kembali isi cerita secara runtut dan lengkap sesuai dengan isi cerita dengan menggunakan pilihan kata yang tepat baik secara tertulis/lisan. Materi bacaan yang digunakan oleh guru pada tiap-tiap siklus berbeda sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan siswa. Yang paling menarik dari hasil penelitian ini siswa tidak hanya mampu memahami isi cerita tetapi mampu memahami makna yang terkandung dalam cerita. Ada internalisasi moral usai pembelajaran. Dengan bermain peran kemampuan berbahasa seperti menyimak berbicara membaca dan menulis dapat berkembang secara seimbang. Penelitian dengan teknik bermain peran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terbukti dapat meningkatkan kemampuan menceritakan kembali siswa kelas V di SDN Sebandung II. Peningkatan ini dibuktikan oleh keberhasilan tindakan mulai dari siklus I sampai dengan siklus III. Kemampuan menceritakan kembali siswa Sekolah Dasar merupakan kemampuan proses berbahasa. Frekuensi latihan sangat mempengaruhi kemampuan siswa dalam berbahasa. Dari hasil penelitian ini guru dapat memperoleh gambaran tentang tingkat kemampuan berbahasa siswa kelebihan dan kekurangan siswa dalam berbahasa baik secara tertulis/lisan pada pembelajaran bahasa Indonesia. Bagi Peneliti lain yang ingin mendalami teknik bermain peran hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan untuk menindak lanjuti penelitian ini dengan mengambil populasi yang lebih besar. Bagi calon pendidik semoga temuan ini dapat memacu semangat belajar untuk gemar meneliti sehingga mampu berperan sebagai guru yang benar-benar profesional.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 06 Jul 2010 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2010 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/103274 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
