Peningkatan pemahaman nilai moral melalui pembelajaran PKn berbasis value clarification technique (VCT) pada siswa kelas IV SDN Beji II Pasuruan / Murni Amir Bugis - Repositori Universitas Negeri Malang

Peningkatan pemahaman nilai moral melalui pembelajaran PKn berbasis value clarification technique (VCT) pada siswa kelas IV SDN Beji II Pasuruan / Murni Amir Bugis

Bugis, Murni Amir (2010) Peningkatan pemahaman nilai moral melalui pembelajaran PKn berbasis value clarification technique (VCT) pada siswa kelas IV SDN Beji II Pasuruan / Murni Amir Bugis. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Bugis Amir Murni. 2010. Peningkatan Pemahaman Nilai Moral Melalui Pembelajaran PKn Berbasis Value Clarifiction Technique (VCT) Pada Siswa Kelas IV SDN Beji II Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Par Sekolah. Program Studi S1 Pendidikan GuruS ekolah Dasar FIPU niversitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Muchtar S. Pd M.Si (II) Dra. Sri Sugiharti S. Pd M. Pd Kata kunci Nilai Moral VCT Pembelajaran PKn SD. Nilai moral tidak cukup hanya dihafal atau diajarakan akan tetapi perlu dikembangkan dalam program pendidikan sehingga secara efektif dapat menyentuh perkembangkan afektif. VCT adalah salah satu strategi pembelajaran afektif berbeda dengan strategi pembelajaran kognitif dan ketrampilan ( psikomotor). Afektif berhubungan dengan nilai (value) yang sulit diukur oleh karena itu berkaitan erat dengan kesadaran seseorang yang tumbuh dari dalam dirinya. Dalam pembelajaran PKn dikenal strategi pembelajaran afektif model value clarifiction technique (VCT) yaitu suatu teknik belajar mengajar yang membina sikap nilai moral (aspek afektif). Pembelajaran PKn merupakan mata pelajaran yang lebih identik dengan pembentukan sikap dan nilai moral. Tidak semua model pembelajaran dapat diterapkan dalam pembentukan sikap dan nilai moral. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembentukan sikap nilai moral value clarifiction technique (VCT) yaitu teknik mengklasifikasikan nilai (TMN). VCT merupakan suatu model pedekatan sarana belajar mengajar khusus untuk pendidikan nilai dan moral atau pendidikan afektif. Sekolah dasar sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar memiliki fungsi sangat fundamental dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dikatakan demikian karena sekolah dasar merupakan dasar/ fondasi dari proses pendidikan yang ada pada jenjang berikutnya sehingga pendidikan sekolah dasar hendaknya dilakukan dengan cara yang benar-benar mampu menjadi landasan yang kuat untuk jenjang pendidikan berikutnya. Penilitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis VCT dengan permainan kotak ajib dalam pelajaran PKn dapat meningkatkan pemahaman nilai moral siswa kelas IV SDN Beji II Kec. Beji Kab pasuruan (2) untuk mengetahui peningkatan pemahan nilai moral siswa kelas IV SDN Beji II Kec Beji Kab Pasuruan dengan penerapan model pembelajaran berbasis VCT dengan permainan kotak ajaib dalam pelajaran PKn. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Instrument yang digunakan adalah (a) observasi (b) tes (c) pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menujukan bahwa pelaksnanaan pembelajaran berbasis Value clarifiction technique (VCT) dapat meningkatkan pemahaman nilai moral siswa yaitu dari rata-rata skor 44 dengan daya serap klasikal 10 % pada pra tindakan dan setelah diadakan siklus 1 rata-rata meningkat menjadi 54 dan dengan daya serap klasikal 43 %. Jumlah tersebut mengalami peningkatan lagi dari siklus 2 yaitu rata-rata 72 dan dengan daya serap klasikal 83 %. Kesimpulan (1) pengunaan model pembelajaran VCT dapat meningkatkan pemahaman nilai moral siswa pada mata pelajaran PKn kelas IV SDN Beji II pasuruan (2) peningkatan pemahaman nilai moral pada pembelajaran PKn diperoleh dari penilaian proses pembelajaran dan hasil tes evaluasi (3) penerapan model pembelajaran VCT sangat berdampak positif dalam pembelajaran PKn khusunya pada materi pokok globalisasi dimana dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus 1 sampai dengan siklus 2 dimana pada siklus 1 nilai rata-rata siswa 54 yang dikatakn berhasil meningkat menjadi 72 yang sudah berhasil. Jadi secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PKn dengan menggunakan model VCT dikatakan sudah berhasil.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: library UM
Date Deposited: 06 Jul 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/103265

Actions (login required)

View Item View Item