Penerapan model pembelajaran kooperatif numbered head together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Sukolilo II Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan / Anis Muftisyah - Repositori Universitas Negeri Malang

Penerapan model pembelajaran kooperatif numbered head together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Sukolilo II Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan / Anis Muftisyah

Muftisyah, Anis (2010) Penerapan model pembelajaran kooperatif numbered head together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Sukolilo II Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan / Anis Muftisyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Muftisyah Anis. 2010. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SDN Sukolilo II Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Imam Nawawi M.Si (2) Dra. Purwendarti M.Pd. ABSTRACT Muftisyah Anis. 2010. Implementation of Cooperative Learning Model Numbered Heads Together To Enhance Student Learning Outcomes IPS SDN Sukolilo II Class V Sub Prigen Pasuruan. Elementary School Teacher Education Programs Faculty of Education State University of Malang. Advisors (1) Drs. Imam Nawawi M. Si (2) Dra. Purwendarti M.Pd. Kata Kunci penerapan model pembelajaran Numbered Head Together hasil belajar Berdasarkan hasil wawancara observasi tes maupun dokumentasi didapatkan bahwa banyak siswa yang mengalami permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan dalam kegiatan pembelajaran tersebut bermacam-macam diantaranya adalah pembelajaran yang terlalu banyak menggunakan metode ceramah terlebih pada mata pelajaran IPS yang memiliki materi lebih banyak dibandingkan dengan mata pelajaran lain atau kurangnya variasi model pembelajaran yang inovatif sehingga menyebabkan siswa cepat bosan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Sukolilo II Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan masih di bawah kriteria ketuntasan. Penyebab utama dari permasalahan tersebut adalah kurangnya variasi model pembelajaran sehingga menyebabkan siswa merasa bosan dengan pembelajaran yang ada. Untuk itu perlu adanya penyelesaian dalam permasalahan tersebut. Salah satu alternatif pemecahan masalah tersebut dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together pada pembelajaran IPS siswa kelas V SDN Sukolilo II Kecamatan Prigen Kabupaten pasuruan 2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Sukolilo II Kecamatan Prigen kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap tindakan meliputi tahap perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN Sukolilo II Kecamatan Prigen Kabupaten pasuruan. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SDN Sukolilo II. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah panduan observasi panduan wawancara soal tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sukolillo II Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa dari pra tindakan yaitu nilai rata-rata kelas yang diperoleh adalah 63 85 dengan ketuntasan belajar 25%. Dengan demikian pada pra tindakan dinyatakan belum tuntas. Kemudian pada siklus I dinyatakan belum tuntas dengan perolehan rata-rata kelas 74 55 dan ketuntasan belajar 50%. Pada siklus I dinyatakan belum tuntas dikarenakan kriteria ketuntasan minimal 80% belum terpenuhi. Pada sisklus II perolehan nilai rata-rata kelas 85 85 dan ketuntasan belajar mencapai 85%. Siklus II ini dinyatakan tuntas karena jumlah siswa yang memperoleh nilai minimal 75 sebanyak 85% (17 anak dari 20 siswa). Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) Penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu a) siswa dibagi dalam kelompok. Setiap siswa dalam kelompok diberikan nomor b) guru member tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya c) kelompok memutuskan jawaban yang dianggap paling benar dan memastikan setiap anggota kelompok mengetahui jawabanya dan d) guru memanggil salah satu nomor. Siswa dnegan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerja sama mereka. 2) Penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Togethe dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat terlihat dari bertambah banyaknya siswa yang menjawab benar sehingga nilai rata-rata kelas juga mengalami peningkatan. Saran dari penelitian ini adalah 1) Bagi guru Sebaiknya guru menerapkan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together sebagai variasi model pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran ini dapat meningkatkan kreatifitas aktivitas interaksi siswa dengan siswa interaksi siswa dengan guru dan meningkatkan pula hasil belajar siswa 2) Bagi siswa Siswa hendaknya diberi kesempatan yang lebih luas untuk lebih mengembangkan potensi diri dengan cara mengemukakan pendapatnya atau menyampaikan sanggahan dan lebih aktif dalam mengikuti jalannya diskusi 3) Bagi peneliti lain Model pembelajaran ini selain dapat diterapkan dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial juga dapat diterapkan dalam mata pelajaran lain.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: library UM
Date Deposited: 02 Jul 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/103259

Actions (login required)

View Item View Item