Psikologi tokoh dalam novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya: tinjauan psikologi humanistik / Juliar Alfistya Maga

Maga, Juliar Alfistya (2018) Psikologi tokoh dalam novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya: tinjauan psikologi humanistik / Juliar Alfistya Maga. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Maga Juliar Alfistya. 2018. Psikologi Tokoh Dalam Novel Sabtu Bersama Bapak Karya Adhitya Mulya Tinjauan Psikologi Humanistik. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Djoko Saryono M.Pd. Kata Kunci psikologi sastra psikologi humanistik hirarki kebutuhan aktualisasi diri Psikologi humanistik muncul karena memandang bahwa manusia mempunyai optimisasi baru yang lebih positif sehingga penelitian dari disiplin ilmu ini dilakukan kepada orang yang sehat dan bermutu. Dalam diri manusia terdapat berbagai aspek positif yang mendukung dirinya untuk bisa berkembang ke arah yang lebih baik walaupun di dalam diri manusia terdapat berbagai aspek negatif tetapi tentu tidak akan menghambat untuk pengembangan dirinya. Aktualisasi diri merupakan suatu pencapaian yang luar biasa dalam kehidupan manusia namun tidak semua orang dapat mencapai aktualisasi dirinya. Sifat dari hirarki kebutuhan Maslow yang dinamis sangat mempengaruhi perjalanan individu dalam mengaktualisasikan dirinya. Dengan demikian psikologi sastra dapat dijadikan sebagai bahan penelitian untuk mengetahui perkembangan manusia yang positif pada tokoh di dalam novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepribadian tokoh utama serta proses pencapaian aktualisasi diri tokoh dalam novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dijadikan objek dalam penelitian ini adalah teks yang terdapat pada novel Sabtu Bersama Bapak. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya yang diterbitkan oleh gagas media tahun 2016. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrument) dan format data sebagai alat bantu penelitian. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menganalisis aspek psikologis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama mereduksi data. Kedua klasifikasi data. Ketiga penyajian data. Keempat penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber diskusi dan kecermatan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama kepribadian tokoh Satya adalah pemarah cerdas dan penyayang. Sifat pemarah dan penyayang Satya ditunjukkan kepada sikapnya kepada keluarganya sedangkan sifat cerdasnya Satya ditunjukkan dengan kuliahnya yang tepat waktu dan menjadi lulusan terbaik di kampusnya. Selanjutnya Cakra memiliki kepribadian gugup terhadap wanita yang disukai pekerja keras dan penyayang. Kegugupannya ditampakkan saat Cakra mendekati Ayu. Kepribadian pekerja kerasnya ditunjukkan dengan konsistensi kerjanya selama delapan tahun yang menjadikannya ditunjuk sebagai Deputy Director. Keduanya memiliki kepribadian yang sama yaitu penyayang. Kepribadian penyayang mereka ditunjukkan kepada ibu mereka. Kedua Satya dan Cakra dalam proses pencapaian aktualisasi diri harus melewati jenjang kebutuhan yang disebut hirarki kebutuhan. Pemenuhan kebutuhan tersebut harus dimulai dari kebutuhan paling dasar terlebih dahulu vii sebelum naik ke jenjang selanjutnya. Usaha aktualisasi diri yang ditunjukkan oleh Satya dan Cakra beragam. Satya yang berkeinginan untuk menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya dan keinginan untuk menjadi suami yang baik bagi istrinya. Cakra yang mempunyai keinginan untuk menunjukkan dirinya bahwa ia pantas menjadi Director di Bank POD tempat ia bekerja dan keinginan untuk mendapatkan cintanya Ayu. Satya dan Cakra dalam usaha aktualisasi dirinya berusaha untuk mengembangkan potensinya secara maksimal dengan memperhatikan lingkungannya. Mereka juga berada dalam keadaan yang menjadi baik yaitu spontan kreatif menghargai diri sendiri dan senang mengekspresikan potensinya secara penuh kepada sekitarnya. Berdasarkan hasil penelitian novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya peneliti memberikan saran sebagai berikut. Pertama kepada para pembaca sastra dapat mencontoh kepribadian yang positif dari kedua tokoh yang dianalisis berupa kepribadian yang cerdas penyayang serta pekerja keras. Kedua untuk peneliti selanjutnya dapat meningkatkan komprehensif dalam penelitian tentang psikologi tokoh khususnya dalam bidang psikologi humanistik. Terakhir untuk khalayak umum harus termotivasi untuk mewujudkan aktualisasi diri seperti tokoh Satya dan Cakra karena motivasilah yang mendukung kita untuk berbuat menjadi lebih baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: P Language and Literature > PIN Indonesian Literature
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Indonesia (IND) > S1 Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Sep 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/9956

Actions (login required)

View Item View Item