Hubungan indeks masa tubuh dan VO2Maks dengan tinggi lompatan pemain UKM Bola Basket Universitas Negeri Malang / Ahmad Syafii Ade Putra

Putra, Ahmad Syafii Ade (2019) Hubungan indeks masa tubuh dan VO2Maks dengan tinggi lompatan pemain UKM Bola Basket Universitas Negeri Malang / Ahmad Syafii Ade Putra. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Ade Putra, Ahmad Syafii. 2019. Hubungan Indek Masa Tubuh dan VO2 maks dengan Tinggi Lompatan Pemain UKM Bola Basket Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Mahmud Yunus, M. Kes., (II) Dr. Saichudin, M. Kes. Kata Kunci: indek masa tubuh, VO2 maks, tinggi lompatan. Untuk meningkatkan prestasi tentu perlu adanya peningkatan teknik dasar olahraga bolabasket seperti: mengoper, menggiring, melompat dan menangkap bola dan sebagainya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Melalui macam-macam teknik, pemain mendapat kesempatan untuk mengimprovisasi gerakan seperti: bounce pass, layup, spin dribble, jump shoot, dan behind the back dribble. Olahraga bolabasket adalah olahraga tim yang membutuhkan kerjasama didalamnya juga penguasaan teknik dasar individual yang menjadi salah satu point penting. Dalam olahraga bola basket, aplikasi power otot tungkai mempunyai pengaruh besar pada saat melakukan shooting, layup, rebound dan jump shoot. Atlet bola basket yang berpostur tubuh pendek, akan sulit jika berhadapan dengan lawan yang lebih tinggi, namun kekurangan tersebut dapat ditutupi dengan power tungkai yang baik. Permainan bola basket tidak jauh dengan aktivitas fisik untuk mengukur kemampuan dalam permaian tersebut. Aktivitas fisik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi Indek Masa Tubuh (IMT) dan VO2 maks. Di dalam pengolahan data penelitian menggunakan analisis data secara kuantitatif dengan menggunakan SPSS Versi 25. Yang menjadi sampel penelitian adalah 13 pemain laki laki UKM bola basket Universitas Negeri. Berdasarkan hasil uji normalitas distribusi data IMT adalah normal karena memiliki signifikasi hitung sebesar 0,118 dan data VO2 maks memiliki signifikansi hitung lebih besar 0,181 sedangkan data tinggi lompatan memiliki signifikansi lebih besar yaitu 0,189. Dari ketiga data tersebut, semua memiliki signifikansi hitung lebih besar dari 0,05 yang merupakan batas uji normalitas Kolmogorov-Smirnov Test dengan bantuan progam komputer SPSS Versi 25. Maka dapat disimpulkan bahwa semua kelompok data yang ada dalam penelitian ini berdistribusi normal. Berdasarkan data uji dari Karl Pearson Correlation menunjukan bahwa hasil penguji korelasi antar IMT dengan tinggi lompatan (r = -0,417) sedangkan korelasi antara VO2 maks dengan tinggi lompatan (r = 0,456). Angka koefisien korelasi tersebut menunjukan sedangnya korelasi antara IMT dengan tinggi lompatan dan VO2 maks dengan tinggi lompatan. Dari dua data tersebut maka dapat di simpulkan bahwa IMTdan VO2 maks dengan tinggi lompatan terdapat korelasi yang sedang. Berdasarkan data model summary diketahui bahwa terdapat nilai hitung dengan koefisien korelasi adalah 0,554, hal ini menunjukan tingkat hubungan yang sedang. Sedangkan kontribusi atau sumbangan secara simultan variabel IMT dan VO2 maks 30,6% sedangkan 69,4% ditentukan oleh variabel yang lain. Tabel Model Summary diperoleh nilai probalitas (sig.F change) adalah 0,161. Karena nilai sig.F change 0,161 > 0,05, yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan (H0 Diterima). Maka hubungan IMT dan VO2 maks dengan tinggi lompatan pemain Unit Kegiatan Mahasiswa Bola basket Universiras Negeri Malang tidak ada hubungan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 13 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/99472

Actions (login required)

View Item View Item