Pengaruh latihan intensitas moderat dan intensitas tinggi terhadap gambaran histopatologi tubulus distal ginjal pada tikus (Rattus norvegicus strain wistar) / Lucky Ifantri

Ifantri, Lucky (2019) Pengaruh latihan intensitas moderat dan intensitas tinggi terhadap gambaran histopatologi tubulus distal ginjal pada tikus (Rattus norvegicus strain wistar) / Lucky Ifantri. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

iii RINGKASAN Ifantri, Lucky. 2018. Pengaruh Latihan Intensitas Moderat dan Intensitas Tinggi Terhadap Gambaran Histopatologi Tubulus Distal Ginjal pada Tikus (Rattus Norvegicus Strain Wistar). Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) dr. Rias Gesang Kinanti, M.Kes., (II) Olivia Andiana, S.Or, M.Kes. Kata kunci: latihan, tubulus distal ginjal, histopatologi Latihan didefinisikan sebagai aktivitas olahraga secara sistematis yang dilakukan berulang – ulang dalam jangka waktu lama disertai dengan peningkatan beban secara bertahap dan terus menerus sesuai dengan kemampuan masing –masing individu, tujuannya adalah untuk membentuk dan mengembangkan fungsi fisiologis dan psikologis. Latihan fisik yang dilakukan secara teratur dan sesuai dengan kemampuan tubuh akan memberikan manfaat kesehatan, salah satunya berdampak pada organ ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan intensitas moderat dan intensitas tinggi terhadap gambaran histopatologi tubulus distal ginjal pada tikus rattus norvegicus strain wistar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian experimental laboratories, dengan rancangan Random Control Group Posttest - Only Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 15 ekor tikus jantan galur rattus norvegivus, usia 8 - 12 minggu dengan berat badan 120 - 200 gram. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan terhadap histologi tubulus distal ginjal. Setelah terbentuk preparat dengan pewarnaan Hematoxylin - Eosin (HE) dilakukan analisis gambar terkait histopatologi pada sel tubulus distal ginjal. Pembesaran 400x, dihitung 8 lapang pandang per preparat. Program latihan pada penelitian ini dengan menggunakan treadmill tikus dengan menggunakan dua jenis intensitas olahraga, olahraga dengan intensitas moderat dan olahraga dengan intensitas tinggi. Perbedaan olahraga moderat dengan olahraga intensitas tinggi terletak pada kecepatan treadmill dan volume olahraga. Kecepatan treadmill pada olahraga moderat yaitu 14 - 16 m/min setara dengan (65 - 70% VO2max) dan kecepatan treadmill pada olahraga high intensity yaitu 22 - 25 m/min setara dengan (80% VO2max). Sedangkan volume olahraga pada olahraga moderat 900 - 1800 detik dan olahraga high intensity 600 - 1200 detik. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada subjek penelitian di skripsi ini menunjukkan adanya pengaruh latihan intensitas moderat dan intensitas tinggi terhadap histopatologi tubulus distal ginjal, namun pengaruh pada kedua perlakukan tidak menunjukkan kerusakan yang signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan yang bersifat kronik tidak mengakibatkan kerusakan pada tubulus distal yang signifikan, karena sel telah beradaptasi dengan latihan yang diberikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/99427

Actions (login required)

View Item View Item