Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Kelompok A di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu / Ahmad Fajrul Ansori

Ansori, Ahmad Fajrul (2018) Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Kelompok A di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu / Ahmad Fajrul Ansori. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Ansori Ahmad Fajrul. 2018. Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Kelompok A di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Desiana Merawati M.S. (II) Dr. Sapto Adi M.Kes. Kata Kunci pola makan aktivitas fisik perkembangan motorik kasar anak usia dini. Akibat gizi tidak seimbang pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan motorik. Perkembangan motorik penting dikembangkan salah satunya melalui aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dilakukan pada anak usia dini sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan. Sebagian besar energi yang masuk melalui makanan pada anak usia dini seharusnya digunakan untuk aktivitas fisik. Pendapat ini didukung oleh para ahli yang menjelaskan bahwa anak usia dini tengah belajar menggunakan dan menguji tubuh mereka. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hubungan pola makan dengan perkembangan motorik kasar (2) mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan perkembangan motorik kasar dan (3) mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan perkembangan motorik kasar. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu dengan mengambil subjek penelitian siswa Kelompok A dengan mengukur pola makan dan aktivitas fisik dengan perkembangan motorik kasar. Rancangan penelitian dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional (correlation studies) dengan subjek siswa Kelompok A berjumlah 68 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa instrumen non tes berupa kuisioner dan instrumen tes berupa pengukuran antropometri dan Test Gross Motor Development-2 (TGMD-2). Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Statistic Packed for Social Science (SPSS) versi 23. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu tujuan penelitian yang pertama menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan perkembangan motorik kasar diperoleh korelasi antara r hitung 0.385 r tabel 0.235 maka koefisien tersebut signifikan. Tujuan penelitian yang kedua menunjukkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dengan perkembangan motorik kasar diperoleh koefisien korelasi antara r hitung 0.302 r tabel 0.235 maka koefisien tersebut signifikan. Sedangkan tujuan penelitian yang ketiga menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan perkembangan motorik kasar diperoleh r hitung r tabel dengan nilai 0.440 0.235 maka koefisien tersebut signifikan. Kesimpulan penelitian ini dari hasil data yang didapat bisa diketahui bahwa (1) ada hubungan antara pola makan dengan perkembangan motorik kasar (2) ada hubungan antara aktivitas fisik dengan perkembangan motorik kasar dan (3) ada hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan perkembangan motorik kasar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/99409

Actions (login required)

View Item View Item