Pengaruh inhalasi minyak esensial pepermint terhadap kelelahan otot akibat asam laktat darah / Hanif Ahmad Andaris

Andaris, Hanif Ahmad (2018) Pengaruh inhalasi minyak esensial pepermint terhadap kelelahan otot akibat asam laktat darah / Hanif Ahmad Andaris. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Andaris Hanif A. 2018. Pengaruh Inhalasi Minyak Esensial Peppermint terhadap Kelelahan Otot Akibat Asam Laktat Darah. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mulyani Surendra M.S (II) dr. Rias Gesang Kinanti M.Kes. Kata kunci peppermint metode inhalasi kelelahan otot asam laktat darah. Asam laktat merupakan produk akhir dari glikolisis anaerob. Asam Laktat darah pada kondisi normal adalah 1-2 mmol/L tetapi kadar asam laktat darah akan meningkat dengan cepat ketika latihan dengan intensitas tinggi.Kadar asam laktat darah yang tinggi akan menyebabkan kelelahan otot. Kelelahan otot yang berlebihan akan berdampak pada terganggunya aktivitas seseorang sehingga perlu upaya untuk menurunkan kadar asam laktat darah setelah melakukan olahraga. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan cara inhalasi minyak esensial. Minyak esensial yang digunakan dalam penelitian ini adalah minyak esensial peppermint. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui pengaruh inhalasi minyak esensial peppermint terhadap kelelahan otot akibat asam laktat darah. Penelitian ini menggunakan metode pre-post test 2 grup. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan Offering A angkatan 2014 dengan jumlah sampel 10 orang. Masing-masing grup terdiri dari 5 orang. Grup pertama diberi perlakuan berupa inhalasi minyak esensial peppermint selama 7 menit. Sedangkan grup kedua tidak diberi perlakuan (istirahat pasif). Sebelum pengambilan darah sampel terlebih dahulu melakukan tes lari sprint 400 meter secara bergantian. Pengambilan darah sampel dilakukan 2 menit sebelum dan sesudah perlakuan. Alat yang digunakan adalah Blood Lancet (untuk pengambilan darah) BM Lactate stripe (reagen asam laktat) dan Accutrend Plus. Hasil data yang diperoleh kemudian dilakukan uji normalitas homogenitas dan terkahir uji anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mean asam laktat darah prates pada kelompok kontrol adalah 12 84 mmol/L sedangkan pascates adalah 9 32 mmol/L. Kemudian mean asam laktat darah prates pada kelompok perlakuan adalah 11 58 mmol/L sedangkan pascates adalah 4 36 mmol/L. Hasil uji anova menunjukkan bahwa F 7 285 dengan nilai p 0 027 0 05. Dengan demikian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan. Pemberian inhalasi minyak esensial peppermint dapat menurunkan kadar asam laktat darah pada subjek penelitian.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 23 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/99408

Actions (login required)

View Item View Item