Hubungan aktifitas fisik dan kadar Low Density Lipoprotein (LDL) pada lansia di Puskesmas Arjuno Kota Malang / Gilang Mutan Anodya

Anodya, Gilang Mutan (2018) Hubungan aktifitas fisik dan kadar Low Density Lipoprotein (LDL) pada lansia di Puskesmas Arjuno Kota Malang / Gilang Mutan Anodya. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ii ABSTRAK Anodya, Gilang Mutan. 2017. Korelasi Aktifitas Fisik Terhadap Kadar Low Density Lipoprotein (LDL) Pada Lansia di Puskesmas Arjuno Kota Malang. Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) dr. Rias Gesang Kinanti, M.Kes, (II) Dr. Slamet Raharjo, S.Pd, M.Or. Kata kunci: Korelasi, aktifitas fisik, low density lipoprotein. Lansia adalah masa dimana seseorang mulai memasuki fase dimana fungsi dari organ tubuh mulai menurun. Di fase ini rawan terkena penyakit seperti penyakit jantung coroner maupun yang berkaitan dengan kardiovaskuler dan salah satunya adalah peningkatan kadar kolesterol low density lipoprotein (LDL). LDL adalah golongan lipoprotein yang dibentuk di hati dari hidrolisis very low density lipoprotein dan intermediate density lipoprotein yang terdiri dari kolesterol bersirkulasi dalam tubuh dan dibawa ke sel-sel otot lemak serta sel lain. Jika kadar LDL didalam tubuh semakin banyak akan menimbulkan plak dan menjadi penyebab penyakit bermunculan salah satunya terkait kardiovaskuler. Untuk menghambat menumpuknya kadar LDL maka harus memberi porsi aktifitas fisik yang banyak agar LDL dalam tubuh berkurang.Karena fenomena kebanyakan orang ketika memasuki masa lansia mengalami penurunan kemampuan dan gangguan, salah satunya peningkatan kadar LDL maka dilakukanlah penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui korelasi dari aktifitas fisik terhadap kadar LDL pada lansia. Kadar LDL pada lansia biasanya lebih tinggi dibanding usia dewasa karena beberapa faktor. LDL yang menumpuk ini bisa dihilangkan lewat pembakaran melalui aktifitas fisik. Melalui aktifitas fisik yang teratur diharapkan mampu mengontrol kadar LDL pada tubuh. Penelitian ini merupakan penelitian survey yang dilakukan analisis korelasi antara fenomena (faktor resiko dan faktor efek) dengan rancangan cross sectional. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini berupa deskripsi kuantitatif untuk menjelaskan kadar LDL pada darah lansia. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut: (1) Nilai Minimum kadar LDL responden 72,30 mg/dl dan maksimum 130,10 mg/dl, (2) Responden yang masuk kategori moderate inactive sebanyak 8 orang (80 %) dan kategori moderate active sebanyak 2 orang (20 %), (3) Kadar LDL dari lansia yang menjadi responden 100 % normal, (4) Ada korelasi yang signifikan dari aktifitas fisik terhadap kadar LDL. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktifitas fisik mempunyai pengaruh terhadap tingkat kadar LDL pada lansia di Puskesmas Arjuno Kota Malang. Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah dapat dikembangkan mulai dari instrument pengukuran seperti menggunakan kuesioner dari sumber yang sudah teruji.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 11 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/99407

Actions (login required)

View Item View Item