Survei kadar kolesterol High Density Lipoprotein 9hdl0 pada atlet atletik tipe olahraga aerobik dan anaerobik di PASI Kota Malang / Rezeika Handy Adrienufa

Adrienufa, Rezeika Handy (2018) Survei kadar kolesterol High Density Lipoprotein 9hdl0 pada atlet atletik tipe olahraga aerobik dan anaerobik di PASI Kota Malang / Rezeika Handy Adrienufa. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Adrienufa, Rezeika Handy. 2017. Survei Kadar Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) pada Atlet Atletik Tipe Olahraga Aerobik dan Anaerobik di PASI Kota Malang. Skripsi. Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) dr. Rias Gesang Kinanti, M.Kes, (II) Olivia Andiana, S.Or, M.Kes. Kata Kunci: Kolesterol HDL, Atlet, Olahraga Aerobik, Olahraga Anaerobik. Kolesterol HDL merupakan lipoprotein yang sangat berguna untuk pencegahan penyakit kardiovaskuler. Olahraga diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL. Olahraga yang dilakukan secara teratur sangat bermanfaat bagi tubuh karena dapat mengatur kolesterol dalam tubuh seperti meningkatkan kolesterol HDL. Peningkatan kadar kolesterol HDL dipengaruhi juga tipe olahraga yang dilakukan yaitu tipe aerobik dan anaerobik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar kolesterol HDL pada atlet atletik dengan tipe olahraga aerobik dan anaerobik di atlet PASI Kota Malang. Subyek Penelitian ini adalah atlet PASI Kota Malang yang berjumlah 16 orang. Untuk mengukur tingkat kadar kolesterol HDL digunakan tes sampel darah yang di uji di laboratorium Bromo Kota Malang. Analisis data menggunakan tehnik deskriptif kuantitatif dengan analisis statistika dengan bantuan program komputer SPSS 23 for Windows. Hasil penelitian rata-rata hitung kadar kolesterol HDL atlet tipe olahraga aerobik dan anaerobik di PASI Kota Malang adalah 51,26 mg/dl untuk atlet tipe olahraga aerobik dan 45,2 mg/dl untuk atlet tipe olahraga anaerobik. Nilai tertinggi dan terendah pada atlet tipe olahraga aerobik yaitu 63 mg/dl dan 35,5 mg/dl. Sedangkan pada atlet tipe olahraga anaerobik nilai tertinggi dan terendah yaitu 53,6 mg/dl dan 37,8 mg/dl. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa rata-rata kadar kolesterol HDL pada atlet tipe olahraga aerobik lebih besar daripada rata-rata tipe olahraga anaerobik. Dari penelitian ini, saran yang dapat diberikan adalah perlu adanya penelitian lebih lanjut dan mendalam dengan lebih mengembangkan desain penelitian, alat ukur penelitian, subyek yang berbeda dan jumlah subyek yang lebih besar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 06 Apr 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/99397

Actions (login required)

View Item View Item