Naive bayes untuk klasifikasi tembang macapat dengan konsep guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan / Yana Ningtyas

Ningtyas, Yana (2019) Naive bayes untuk klasifikasi tembang macapat dengan konsep guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan / Yana Ningtyas. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Ningtyas, Yana. 2019. Naïve Bayes untuk Klasifikasi Tembang Macapat dengan Konsep Guru Gatra, Guru Lagu, dan Guru Wilangan. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.M.T., Ph.D. (II) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T., M.T., Ph.D. Kata Kunci: Klasifikasi, Naïve Bayes, Laplacian Smoothing, Tembang Macapat Keragaman budaya yang ada di Indonesia sangatlah banyak. Salah satu jenis keragaman budaya di Indonesia adalah Tembang Macapat yang berasal dari Jawa. Tembang Macapat merupakan puisi Jawa yang membacanya harus dilagukan. Tembang macapat memiliki 11 jenis yaitu Maskumambang, Mijil, Sinom, Durma, Asmaradana, Kinanthi, Pucung, Gambuh, Pangkur, Dandhanggula, dan Megatruh. Setiap jenis Tembang Macapat diikat oleh aturan guru lagu, guru gatra, dan guru wilangan yang berbeda. Pada Tembang Macapat terkadang ditemui tembang yang liriknya tidak sesuai dengan aturan. Selain itu, beberapa jenis Tembang Macapat memiliki aturan yang hampir sama. Hal ini bisa menjadi penyebab sulitnya mengidentifikasi jenis Tembang Macapat. Oleh sebab itu pada penelitian ini akan dibuat sistem klasifikasi jenis Tembang Macapat menggunakan metode Naïve Bayes. Pada penelitian ini akan menggunakan 88 data Tembang Macapat yang diambil dari buku Serat Wulangreh. Tahap preprocessing pada penelitian ini adalah memisahkan setiap baris lirik, menghitung jumlah baris lirik, menghilangkan spasi dan huruf konsonan pada setiap baris, menghitung huruf vokal pada setiap baris lirik, dan menampilkan huruf vokal terakhir pada setiap baris. Hasil dari tahap preprocessing adalah nilai yang mengandung informasi guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan dari lirik Tembang Macapat. Nilai dari hasil preprocessing akan diolah pada tahap klasifikasi. Tahap klasifikasi akan menghitung probabilitas masing-masing jenis Tembang Macapat menggunakan metode Naïve Bayes. Perhitungan probabilitas bersyarat pada metode Naïve Bayes ditambahkan dengan Laplacian Smoothing untuk menghindari hasil probabilitasnya bernilai 0. Hasil kinerja pengklasifikasian Tembang Macapat menggunakan metode Naïve Bayes akan divalidasi dengan pengujian k-fold cross validation. Pengujian kinerja metode Naïve Bayes dengan nilai k=4 menghasilkan akurasi, presisi, dan recall sebesar 100%. Hasil kinerja klasifikasi Tembang Macapat menggunakan metode Naïve Bayes juga diuji dengan menggunakan data Serat Wedhatama sebanyak 70 tembang. Hasil akurasi yang dihasilkan sangat baik yakni sebesar 100%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Teknik Informatika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Nov 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/99034

Actions (login required)

View Item View Item