Rekonfigurasi sistem proteksi akibat perubahan sistem pertanahan di GI Ponorogo / Atika Rahmadani

Rahmadani, Atika (2019) Rekonfigurasi sistem proteksi akibat perubahan sistem pertanahan di GI Ponorogo / Atika Rahmadani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Rahmadani, Atika. 2019. Rekonfigurasi Sistem Proteksi Akibat Perubahan Sistem Pentanahan di GI Ponorogo. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aripriharta, S.T., M.T., Ph.D (II) Irham Fadlika, S.T., M.T. Kata Kunci : Saluran Transmisi, Distance Relay, Single Line to Ground Fault, Matlab/Simulink, Setting Relay Gardu Induk Ponorogo merencanakan perubahan sistem pentanahan titik netral pada IBT (Inter Bus Transformer) 150/70 kV di sisi sekunder dari NGR 200 ohm menjadi solid grounding. Perubahan tersebut mempengaruhi sistem proteksi saluran transmisi 70kV khususnya untuk proteksi gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah karena diperlukan keamanan sistem yang lebih baik, sehingga sistem proteksi juga perlu disesuaikan. Penyesuaian keadaan tersebut dilakukan pada sistem proteksi saluran transmisi 70 kV yang terhubung dengan GI Ponorogo yang semula menggunakan DGR (Directional Ground Relay) direkonfigurasi menjadi rele jarak. Penelitian ini menyajikan dampak perubahan sistem pentanahan titik netral trafo dari NGR 200 ohm menjadi solid grounding terhadap sistem proteksi saluran transmisi 70 kV yang terhubung dengan GI Ponorogo khususnya saluran transmisi 70 kV di GI Ponorogo Bay Trenggalek 1. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sensitivitas, fault clearence dan waktu tunda dari sistem proteksi yang digunakan. Penelitian ini akan membahas perhitungan seting rele jarak yang menghubungkan saluran transmisi 70 kV Ponorogo ke Trenggalek sebagai salah satu bentuk rekonfigurasi. Untuk mengetahui dan mengobservasi kinerja rele jarak berdasarkan hasil seting, dilakukan simulasi menggunakan software Matlab/Simulink dengan memberikan skenario gangguan berupa hubung singkat satu fasa ke tanah. Skenario gangguan dilakukan dengan merubah nilai jarak gangguan. Dari hasil perhitungan, nilai impedansi Zona 1 adalah 2.2971 ohm, Zona 2 adalah 3.6033 ohm dan Zona 3 adalah 4.6415 ohm. Pada masing-masing zona proteksi juga ditentukan nilai waktu kerja rele yaitu Zona 1 = 0s atau instant trip, Zona 2 adalah 0.4s dan Zona 3 adalah 1.6 s. Perubahan seting rele dilakukan untuk membuktikan bahwa gangguan akan jatuh tepat pada zona proteksi yang ditentukan sehingga sistem proteksi dapat bekerja dengan baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Teknik Elektro
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 29 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98927

Actions (login required)

View Item View Item