Pengaruh variasi penghambatan retak terhadap runway beam dengan metode elemen hingga / Granny Flayenung

Flayenung, Granny (2019) Pengaruh variasi penghambatan retak terhadap runway beam dengan metode elemen hingga / Granny Flayenung. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Flayenung, Granny. 2018. Pengaruh Variasi Penghambatan Retak Terhadap Runway Beam Dengan Metode Elemen Hingga. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Andoko. S.T., M.T (2) Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd.,M.T., Ph.D. Kata Kunci: Runway beam, Stop drilled hole, Crane, Metode Elemen Hingga Runway beam merupakan bagian dari sebuah overhead crane, yang memiliki fungsi sebagai landasan untuk crane bergerak maju mundur, dan menopang sebuah crane. Dimana runway beam ini sebuah komponen yang penting, apabila terjadi retak akan sangat berbahaya jika overhead crane beroperasi. Simulasi dari runway beam ini bertujuan untuk melihat bagaimana keadaan dari runway beam apabila terjadi retak. Material yang digunakan oleh runway beam ini adalah S375-JR yang merupakan baja untuk struktur bangunan. Terdapat dua desain dari runway beam yaitu desain revisi dan desain reinforced. Selanjutnya melakukan penghambatan retak menggunakan teknik stop drilled hole dengan variasi diameter 3 mm, 5 mm, 10 mm dan 15 mm dan menambahkan tambalan komposit yang divariasikan berupa Epoxy carbon UD (395 GPa) dan Resin Epoxy, dan dilakukan simulasi menggunakan ANSYS dari kedua desain dari runway beam. Simulasi ini menggunakan beban yang diterima dari runway beam sebesar 120 ton. Hasil dari simulasi kemudian diolah dan dibandingkan antara hasil dari desain revisi dan desain yang telah di-reinforced. Didapatkan hasil dari nilai von mises stress, total deformation, dan nilai dari faktor keamanan dari runway beam setelah dilakukan penghambatan retak. Hasil terbaik pada desain revisi menggunakan penghambatan retak dengan stop drilled hole 3 mm dan komposit resin epoxy yang memperoleh hasil von mises stress 215,92 MPa, total deformation 3,4723 mm dan nilai keamanan sebesar 1,55. Pada desain reinforced hasil yang terbaik didapatkan pada stop drilled hole 3 mm dan komposit epoxy carbon UD (395 GPa) yang memperoleh hasil von mises stress 213,84 MPa, total deformation 2,7533 mm dan nilai keamanan sebesar 1,57. Batas maksimal dari stop drilled hole adalah diameter 15 mm.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 01 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98871

Actions (login required)

View Item View Item