Pengaruh tekanan nozzle dan kadar grafit pada mist cooling system terhadap kekasaran permukaan benda kerja baja St 60 hasil pembubutan / Nilawatul Husnia

Husnia, Nilawatul (2020) Pengaruh tekanan nozzle dan kadar grafit pada mist cooling system terhadap kekasaran permukaan benda kerja baja St 60 hasil pembubutan / Nilawatul Husnia. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Cairan pendingin selama proses pemesinan berfungsi untuk menurunkan temperatur dan membantu proses pelumasan pada proses pemotongan. Penggunaan cairan pendingin membantu memperbaiki kualitas benda kerja karena dapat memperbaiki umur pahat sehingga pahat tidak mudah mengalami keausan. Preoses pendinginan yang digunakan juga diharapkan mampu untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan dari hasil proses pembubutan baja St 60 menggunakan teknik pendinginan secara pengkabutan (mist cooling) dengan menggunakan variasi tekanan nozzle (2 ; 3 dan 4 bar) dan kadar grafit (1%, 2% dan 3% ) dengan perbandingan berat oli sebesar 100 ml. Parameter bubut dengan kecepatan spindle 270 rpm, feed motion 0,25 mm/rev dan kedalaman potong 0,25 mm dengan tipe pembubutan rata atau silindris dan menggunakan pahat HSS. Hasil pembubutan pada benda kerja akan diukur nilai kekasaran permukaan (Ra) untuk mengetahui pengaruh pproses mist cooling system yang diaplikasin dengan varibel yang ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa nilai kekasaran permukaan meningkat seiring dengan naiknya nilai tekanan nozzle yang digunakan. Hal ini terjadi akibat semakin tinggi tekanan yang digunakan menyebabkan proses pelumasan kurang efektif dikarenakan media pendingin yang digunakan yaitu oli dan grafit terlalu cepat melintasi area pemotongan, akan tetapi berbanding terbalik dengan campuran grafit yang digunakan, semakin tinggi kadar grafit yang dicampurkan nilai kekasaran permukaan semakin rendah hal ini terjadi dikarenakan dengan adanya grafit akan membantu proses pelumasan, sifat grafit sendiri mampu mengurangi koefisien antara pahat dan benda kerja. Hasil dari pengujian kekasaran permukaan didapatkan nilai kekasaran permukaan (Ra) terendah yaitu 4,22 µm pada tekanan nozzle 2 bar dan campuran grafit 3% dan nilai kekasarn tertinggi yaitu 6,62 µm pada tekanan nozzle 4 bar dan campuran grafit 1%. Kata kunci: Proses Bubut, Mist Cooling, Kadar Grafit, Tekanan Nozzle, Keausan Kekasaran Permukaan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Feb 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98869

Actions (login required)

View Item View Item