Analisis pengaruh temperatur pendingin dan waktu injeksi terhadap kualitas produk pada mesin injection molding menggunakan metode finite element methode (FEM) / Revangga Anjar Achmaed Pratama

Pratama, Revangga Anjar Achmaed (2020) Analisis pengaruh temperatur pendingin dan waktu injeksi terhadap kualitas produk pada mesin injection molding menggunakan metode finite element methode (FEM) / Revangga Anjar Achmaed Pratama. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Revangga Anjar Achmaed Pratama 2019. Analisis Pengaruh Temperatur Pendingin Dan Waktu Injeksi Terhadap Kualitas Produk Pada Mesin Injection Molding Menggunakan Metode Finite Element Methode (FEM). Skripsi Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembibing (I) Dr. Aminnudin, S.T., M.T, (II) Yanuar Rohmat A.P., S.T., M.Sc Kata kunci: Injection Molding, Finite Element Methode, Molding Plastik banyak digunakan dalam berbagai bidang sebagai pembungkus atau tempat kemasan. Salah satu proses pembuatan produk kemasan dari plastik yaitu menggunakan proses injection molding. Proses injection molding yaitu proses menyuntikkan atau menginjeksikan plastik cair kedalam cetakan atau molding. Di Indonesia masih terdapat perusahaan yang bergerak dibidang plastic manufacturing yang masih mengandalakan trial and eror untuk mendapatakan setup mesin injeksi yang baik agar menghasilkan produk dengan kualitas yang bagus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh variasi temperatur pendingin dan waktu injeksi pada mesin injeksi molding terhadap kualitas produk menggunakan metode finite element method. Variasi temperature pendingin yang digunakan untuk proses penelitian yaitu sebesar 18, 22, dan 24 oC serta variasi waktu injeksi yang digunakan untuk penelitian yaitu selama 1,4; 1,6; dan 1,8 detik. Proses penelitian ini menggunakan produk plug – ib atau produk yang digunakan untuk obat tetes mata. Produk ini diproduksi oleh PT. BERLINA Tbk. Langkah proses penelitian ini yaitu mendesign cavity terlebih dahulu kemudian untuk analisa mencari temperatur pada cavity menggunakan software ANSYS selanjutnya mendesign produk kemudian produk di analisa menggunakan software AUTODESK MOLDFLOW ADVISER dan temperatur pada cavity dijadikan set – up untuk analisa produk. Hasil penelitian menunjukkan kualitas produk yang paling baik terdapat pada temperatur pendingin molding sebesar 24 oC dengan waktu injeksi selama 1,4 detik. Pada cavity molding menghasilkan temperatur sebesar 48,9 oC. Kualitas produk yang dihasilkan pada temperatur pendingin molding sebesar 24 oC dengan waktu injeksi selama 1,4 detik memiliki prediksi kualitas produk sebesar 79 %, berat produk 0,415 gram, kedalaman penyusutan produk sedalam 0,006 mm. Kecacatan yang terjadi pada produk berupa bubble dan short shot. Bubble yang ditemukan pada saat analisa kualitas produk tidak banyak hanya terdapat satu titik yang terjadi pada tube produk sedangkan untuk short shot ditemukan pada bagian tube pengunci produk yang menyebabkan short shot ini adalah terdapat perbedaan dimensi kemudian tekanan injeksi yang masih kurang. Volume kerusakan yang diakibatkan oleh cacat produk ini sebesar 0,0006 cm3 sehingga produk masih memiliki toleransi untuk diproduksi karena cacat yang terjadi tidak merubah atau mempengaruhi dimensi produk.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98862

Actions (login required)

View Item View Item