Pengaruh variasi ukuran butir pasir Lumajang dengan pengikat resin fenol terhadap permeabilitas dan kekuatan tekan cetakan pasir pengecoran logam paduan Al-Si / Angga Ariyono

Ariyono, Angga (2020) Pengaruh variasi ukuran butir pasir Lumajang dengan pengikat resin fenol terhadap permeabilitas dan kekuatan tekan cetakan pasir pengecoran logam paduan Al-Si / Angga Ariyono. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN AnggaAriyono. 2019. Pengaruh Variasi Ukuran Butir Pasir Lumajang Dengan Pengikat Resin Fenol Terhadap Permeabilitas Dan KekuatanTekanCetakan Pasir PengecoranLogam Paduan Al-Si. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Aminnudin, S.T., M.T, (II) Yanuar Rohmat A. P., S.T., M.T. Kata Kunci : Pengecoran Logam, Distribusi Ukuran Butir Pasir, Permeabilitas, Kekuatan Tekan,Foto Makro Cacat Coran. Penggunaan, resin fenol sebagai pengikat dasa rpengecoran logam cetakan pasir sangat potensial pada komposisi yang optimal. Akan tetapi jenis pengikat ini masih jarang digunakan pada jenis pasir Lumajang. Sehingga Pada penelitian ini pengaruh variasi ukuran butir pasir lumajang pengikat resin fenol terhadap nilaipermeabilitas dan kekuatan tekan cetakan dan bagaimana struktur makro hasil pengecoran logampada logam paduan Al-Si akandipelajari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental nyata (true experimental research) dengan menggunakan model one-shot case study, dimana suatu kelompok sampel diberi sebuah perlakuan dan selanjutnya diobservasi hasilnya. Yaitu melakukan analisis variasi besaran butir pasir Lumajang dengan zat pengikat resin fenol terhadap sifat permeabilitas dan kekuatan tekan cetakan pasir pengecoran logam dan menggunakan uji foto makro untuk melihat penyebaran cacat yang terjadi dipermukaan coran. Dari desain tersebut akan diperoleh data berupa angka yang mudah diolah, maka untuk analisisnya menggunakan analisis deskriptif. Hasil yang didapatkan dari pengujian permeabilitas dan kekuatan tekan berbanding terbalik, dimana semakin besar ukuran butir pasir maka akan menghasikan nilai permeabilitas tinggi sesuai hasil pasir mesh 20 sebesar 320,00cm3/menit namunsebaliknya pada kekuatan tekan yang dihasilkan pada mesh 20 didapatkan hasil kekuatan tekan rendah, dan untuk mesh 60 didapatkan nilai kekuatan tekan paling tinggi sebesar 4,13N/mm2 namun nilai permeabilitas yang dihasilkan rendah. Pada spesimen coran variasi ukuran butir pasir mesh 20 dengan komposisi pasir lumajang 95% menggunakan 2% pengikat resin fenol dan air 3%, terlihat memiliki beberapa cacat coran berupa, cacat lubang jarum, cacat rongga udara, dan cacat inklusi pasir. Cacat inklusi pasir terlihat lebih dominan pada setiap sudut permukaan coran dikarenakan pasir yang terjebak dan ikut membeku pada permukaans pesimen cor. Lalu juga terdapat beberapa cacat lubang jarum dan rongga udara pada permukaan coran dikarenakan masih adanya udara pada rongga cetakan yang tidak dapat keluar dari cetakan sehingga menimbulkan cacat lubang jarum dan rongga udara. Namun hasil coran variasi mesh 20 didapatkan permukaan hasil coran yang lebih halus dari pada hasil permukaan variasi mesh 40 dan 60. Maka hasil penelitian menunjukan bahwa semakin besar ukuran butir pasir maka nilai permeabilitas yang dihasilkan semakin tinggi. Hal ini dikarenakan ukuran butir pasir berhubungan dengan kepadatan cetakan pasir semakin besar maka tercipta rongga-rongga sehingga kemampuan pasir cetak untuk mengeluarkan gas-gas atau udara lebih baik dibandingkan ukuran butir pasir yang lebih kecil.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Feb 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98861

Actions (login required)

View Item View Item