Karakteristik termal dan kinetika pembakaran biodiesel B20 minyak jelantah dengan aditif Nanopartike Nickel Oxide (NiO) / Angga Machrus Ali

Ali, Angga Machrus (2020) Karakteristik termal dan kinetika pembakaran biodiesel B20 minyak jelantah dengan aditif Nanopartike Nickel Oxide (NiO) / Angga Machrus Ali. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Ali, Angga Machrus. 2019. Karakteristik Termal dan Kinetika Pembakaran Biodiesel B20 Minyak Jelantah dengan Aditif Nanopartikel Nickel Oxide (NiO). Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sukarni, S.T., M.T., (II) Avita Ayu Permanasari, S.T., M.T. Kata Kunci: Biodiesel, Minyak Jelantah, Nickel Oxide, Analisis Thermogravimetry, Dekomposisi Pembakaran. Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah jenis bahan bakar yang dihasilkan dari pengilangan minyak mentah. BBM merupakan energi terbesar yang dikonsumsi di Indonesia, perkembangan bidang transportasi dan industri yang semakin pesat turut meningkatkan penggunaan BBM yang jumlahnya terbatas dan tidak dapat diperbarui. Untuk itu perlu adanya pengalihan penggunaan BBM menuju bahan bakar alternatif yang dapat diperbarui seperti biodiesel. Biodiesel merupakan bahan bakar bakar alternatif yang dibuat dari minyak nabati dengan jumlah yang melimpah, salah satunya yaitu minyak jelantah. Minyak jelantah merupakan limbah sisa penggorengan yang sudah menjadi sampah. Untuk mencapai hasil yang optimal, perlu dilakukan penelitian dengan menambahkan zat aditif terhadap biodiesel. Penambahan zat aditif nanopartikel terhadap biodiesel dapat meningkatkan performa pada mesin diesel. Aditif yang sering digunakan adalah material metal oxide salah satunya NiO. Setelah ditambahkan zat aditif perlu dilakukan pengujian thermogravimetry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik termal dan kinetika pembakaran Biodiesel B20 minyak jelantah dengan aditif NiO. Pengujian menggunakan Thermogravimetry Analyzer dengan berat sampel 10 mg, air atmosphere flow rate 50 ml/min, range temperature suhu ruang sampai 900 °C dan variasi heating rate 5, 10, 15 dan 20 °C/min. Perhitungan menggunakan metode fitting (Coats-Redfren) dan Isoconversional (FWO, Vyazovkin dan Starink). Hasil menunjukkan bahwa sampel terdekomposisi dalam 3 tahap. Tahap pertama dekomposisi bahan yang mudah terbakar, tahap kedua merupakan dekomposisi metil ester, dan tahap tiga merupakan dekomposisi residu. Energi aktivasi yang didapatkan sebesar 91,571 kJ/mol untuk metode Coats-Redfren, dan 74,0878 kJ/mol untuk metode FWO, 86,2130 kJ/mol untuk metode Vyazovkin dan 85,0708 kJ/mol untuk metode Starink. Hasil parameter termodinamika dengan metode Coats-Redfren dan Isoconversional mencakup faktor pra-eksponensial (A), entalpi (ΔH), energi bebas gibbs (ΔG) dan entropi (ΔS) berturut-turut adalah 0,822x104 s-1; 87,401 kJ/mol; 185,0388 kJ/mol dan -0,1844 kJ/mol.K untuk metode D3 kemudian 2,88x108 s-1; 80,9003 kJ/mol; 136,2797 kJ/mol dan -0,1045 kJ/mol.K untuk metode Starink. Model D3 dan metode Starink dipilih karenan memiliki nilai R-square paling mendekati satu pada perhitungan parameter kinetika.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98852

Actions (login required)

View Item View Item