Analisis termogravimetrik perilaku termal dan parameter kinetika pembakaran biodiesel dari minyak jelantah dengan aditif CoO pada variasi heating rate / Andry Ariadi

Ariadi, Andry (2020) Analisis termogravimetrik perilaku termal dan parameter kinetika pembakaran biodiesel dari minyak jelantah dengan aditif CoO pada variasi heating rate / Andry Ariadi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Ariadi, Andry. 2019. Analisis Termogravimetrik Perilaku Termal dan Kinetika Pembakaran Biodiesel Minyak Jelantah dengan Aditif Nanopartikel Cobalt Oxide pada Variasi Heating Rate, Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Sukarni, S.T., M.T., (II) Avita Ayu Permanasari, S.T., M.T. Kata kunci: biodiesel, minyak jelantah, nanopartikel, dekomposisi pembakaran, parameter termodinamika dan kinetika Bahan bakar fosil memiliki sifat yang tidak dapat diperbaharui sehingga ketersediaanya terbatas dan terus menipis. Disisi lain pemakaian bahan bakar fosil masih menjadi pilihan utama dalam pemakaian bahan bakar. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sumber bahan bakar alternatif yang dapat menutupi kelemahan dari bahan bakar fosil. Salah satu bahan bakar alternatif yang berpotensi akan hal tersebut adalah bahan bakar biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola dekomposisi, parameter kinetika dan termodinamika pembakaran biodiesel dari minyak jelantah aditif nanopartikel Cobalt Oxide. Data hasil penelitian diperoleh dari pengujian termogravimetrik dengan variasi heating rate 5, 10, 15, dan 20 oC/menit yang kemudian data tersebut dikalkulasi menggunakan metode fitting dan metode isoconversional, yaitu FWO, Vyazovkin dan Starink. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekomposisi biodiesel minyak jelantah aditif CoO terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama berhubungan dengan dekomposisi molekul-molekul yang mudah terbakar, tahap kedua berkaitan dengan dekomposisi metil ester dan pada tahap ketiga dikaitkan dengan dekomposisi residu dan gliserol. Adapun nilai rata-rata energi aktivasi pada metode fitting ialah 161,965 kJ/mol, sedangkan pada metode FWO, Vyazovkin dan Starink masing-masing adalah 78,348 kJ/mol, 95,053 kJ/mol dan 93,823 kJ/mol. Adapun pada nilai ∆H, ∆G dan ∆S untuk metode fitting masing-masing adalah 157,6195 kJ/mol, 165,0060 kJ/mol dan -0,0135 kJ/mol. Pada metode FWO nilai rata-rata ∆H, ∆G dan ∆S ialah 74,1647 kJ/mol, 279,4185kJ/mol dan -0,3929 kJ/mol, untuk metode Vyazovkin nilai rata-rata ∆H, ∆G dan ∆S adalah 90,8700 kJ/mol, 137,1282 kJ/mol dan -0,0886 kJ/mol, kemudian pada metode Starink nilai rata-rata ∆H, ∆G dan ∆S adalah 89,6399 kJ/mol, 137,1847 kJ/mol dan -0,0910 kJ/mol.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98847

Actions (login required)

View Item View Item