Pengaruh kuat arus dan pulse-on time terhadap laju keausan elektroda dan kekerasan Material Zr54Al17Co29 bulk metallic glass pada proses EDM / Firhan Ahmad Fanani

Fanani, Firhan Ahmad (2020) Pengaruh kuat arus dan pulse-on time terhadap laju keausan elektroda dan kekerasan Material Zr54Al17Co29 bulk metallic glass pada proses EDM / Firhan Ahmad Fanani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Fanani, Firhan A. 2019. Pengaruh Kuat Arus dan Pulse-On Time terhadap Laju Keausan Elektroda dan Kekerasan Material Zr54Al17Co29 Bulk Metallic Glass pada Proses EDM. Skripsi, Program Studi S1 Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Aminnudin, S.T., M.T. (2) Yanuar Rohmat Aji Pradana S.T., M.T. Kata Kunci: Kuat Arus, Pulse On-Time, Laju Keausan Elektroda, Kekerasan, Proses EDM, Bulk Metallic Glass, CuCr. Zr54Al17Co29 Bulk Metallic Glass (BMG) merupakan salah satu material non-kristalin yang memiliki sifat mekanis yang lebih baik daripada material kristalin pada umumnya untuk dijadikan sebagai alat-alat medis karena sifatnya yang biocompatible. Sifat material tersebut membutuhkan proses pemesinan yang dapat mencegah material tersebut mengalami kristalisasi, karena akan menyebabkan perubahan sifat mekanis yang dimilikinya. Oleh karena itu penggunaan proses pemesinan Electrical Discharge Machining (EDM) yang memanfaatkan percikan bunga api untuk melelehkan dan menguapkan material dinilai cocok digunakan untuk memproses material tersebut karena tanpa adanya kontak langsung antara benda kerja dan elektroda serta adanya pendinginan langsung dari cairan dielektrik akan meminimalisir terjadinya kristalisasi. Proses EDM yang dilakukan menggunakan elektroda CuCr yang memiliki titik leleh yang cukup tinggi sehingga efisiensi proses dan kualitas produk yang diinginkan dapat tercapai. Penelitian ini menggunakan parameter variasi kuat arus (I) dan pulse-on time (Ton) dengan nilai masing-masing sebesar 4, 8, 12 A dan 50, 100, 150 µs. Hasil analisis pada penelitian ini berupa laju keausan elektroda (EWR) dan kekerasan material. Laju keausan elektroda merupakan representasi dari efisiensi proses pemesinan, sedangkan kekerasan material akan mengindikasikan tingkat kristalisasi yang terjadi pada material BMG. Peralatan yang digunakan dalam penelitian yaitu mesin EDM C-TEK ZNC 320, neraca digital (OPTIMA OPD-E204), microvickers hardness tester (ESEWAY) dan SEM (PHENOM) Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju keausan elektroda terendah terjadi pada I sebesar 4 A dan Ton sebesar 150 µs dengan laju keausan 0,010 mm3/min sedangkan laju keausan elektroda tertinggi terjadi pada I sebesar 12 A dan Ton 50 µs dengan 0,187 mm3/min. Di sisi lain, kekerasan material terendah terjadi pada I sebesar 4 A dan Ton 50 µs dengan nilai 247 HV, sedangkan nilai kekerasan tertinggi sebesar 418,53 HV terjadi pada I 12 A dan Ton 150 µs. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai kuat arus akan menyebabkan laju keausan elektroda dan kekerasan meningkat, sedangkan semakin tinggi nilai Ton akan menyebabkan laju keausan elektroda menurun dan kekerasan meningkat. Oleh karena itu penggunaan energi discharge sebisa mungkin dalam kondisi minimum untuk mencapai penggunaan elektroda secara efisien dengan kualitas produk yang baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98846

Actions (login required)

View Item View Item