Pengaruh spindle speed terhadap temperatur pemotongan dan kualitas permukaan Carbon Fiber Reinforcerd Polymer (CFRP) dalam proses miling menggunakan pendingin TiO2 nanofluid / Arga Aliffatur Ashar

Ashar, Arga Aliffatur (2020) Pengaruh spindle speed terhadap temperatur pemotongan dan kualitas permukaan Carbon Fiber Reinforcerd Polymer (CFRP) dalam proses miling menggunakan pendingin TiO2 nanofluid / Arga Aliffatur Ashar. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Ashar, Arga. 2019. Pengaruh Spindle Speed TerhadapTemperaturPemotongan dan KualitasPermukaan Carbon Fiber Reinforced Polymer dalam Proses Milling MenggunakanPendinginTiO2 Nanofluid. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Aminnudin, S.T., M.T., (II) YanuarRohmatAjiPradana, S.T., M.T. Kata Kunci: Carbon Fiber Reinforced Polymer, Milling, TiO2, Nanofluid, Coolant, TemperaturPemotongan, KekasaranPermukaan. Carbon fiber reinforced polymer (CFRP) adalah suatu material yang terdiri dari serat karbon dan matriks resin epoksi, memiliki kekuatan tinggi, beratrendah, ketahanan tinggi terhadap korosi, dan koefisien ekspansi termal yang rendah. Bahan CFRP sendiri telah dikonversi menjadi bahan yang banyak igunakan dalam dunia industry seperti otomotif, dunia penerbangan dan lain sebagainya.Untuk memenuhi persyaratan perakitan bahan CFRP harus melalui proses pemesinan, salah satu proses pemesinannya adalah proses pemesinan milling. Mesin milling merupakan salah satu mesin konvensional yang banyak digunakan dalam dunia industri, proses pemesinan milling carbon fiber reinforced polymer sendiri memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena sejumlah masalah, seperti delaminasi permukaan yang muncul selama proses pemesinan, terkait dengan karakteristik material dan parameter pemotongan. Serat yang digunakan dalam komposit memiliki pengaruh yang lebih besar dalam pemilihan pahat potong dan parameter pemesinan. Penggunaan air distilasi sebagai fluida dasar campuran nanopartikel TiO2 (titanium dioksida) karena air distilasi telah melalui proses penyulingan untuk menghilangkan ion-ion negatif yang terlarut dalam air. TiO2 nanofluid merupakan larutan dengan konduktivitas thermal yang tinggi sehingga dapat meminimalkan temperature saat proses pemesinan dan menurunkan tingkat kekasaran permukaan. Pada penelitian ini variasi spindle speed digunakan untuk menganalisa perubahan temperature pemotongan dan tingkat kekasaran permukaan. Perlakuan yang diberikan adalah proses pemesinan tanpa menggunakan coolant, menggunakan coolant air distilasi, dan menggunakan coolant TiO2 nanofluid. Parameter pemotongan yang digunakan adalah depth of cut 1 mm, feed rate 30 mm/min dan spindle speed yang divariasikan 160 rpm, 720 rpm dan 2200 rpm. Pengujian temperature dilakukan saat proses pemesinan berlangsung menggunakan alat thermometer infrared, dan pengujian tingka tkekasaran permukaan di uji setelah proses pemesinan menggunakan alat uji surface roughness tester. Hasil temperature terendah pada penelitian ini terdapat pada proses pemesinan menggunakan coolant TiO2 nanofluiddan spindle speed 160 dengan hasil temperatur 24,8oC. Sedangkan hasil untuk tingkat kekasaran permukaan paling rendah terdapat pada pada proses pemesinan menggunakan coolant TiO2 nanofluid dan spindle speed 2200 rpm dengan hasil tingkat kekasaran permukaan Ra 0,72 µm. Penggunaan coolant TiO2 nanofluid sangat efektif karena memiliki sifat thermophysical properties nilai konduktivitas thermal yang sangat tinggi dapat menyerap panas serta meminimalkan gesekan yang terjadi pada pahat dan bendakerja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98844

Actions (login required)

View Item View Item