Studi tentang pengelolaan guru keahlian ganda di SMKN 12 Malang / Tahta Maulana Ari Praja

Praja, Tahta Maulana Ari (2019) Studi tentang pengelolaan guru keahlian ganda di SMKN 12 Malang / Tahta Maulana Ari Praja. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Mulana, Tahta. A. 2019. Study Tentang Pengelolaan Guru Keahlian Ganda di SMKN 12 Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yoto, S.T., M.M., M.Pd., (II) Dr. Widiyanti M.Pd Kata Kunci: Proses pengelolaan, Kegiatan, Penilaina Guru Keahlian Ganda Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah pada jenjang pendidikan menengah yang memiliki fokus untuk mempersiapkan lulusannya sebagai tenaga yang terampil dan siap untuk memasuki dunia industri. Pertumbuhan dunia industri harus terus diiringi dengan pemenuhan tenaga kerja terampil yang berkompeten dan sesuai perkembangan jaman. Oleh sebab itu penambahan SMK mencapai 60% dari sekolah menengah yang ada. Peningkatan jumlah SMK menyebabkan perubahan kebutuhan tenaga pendidik atau guru. Hasil analisis dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan menyatakan perhitungan kebutuhan guru SMK menunjukkan bahwa pada tahun 2016 diperlukan 335.821 guru produktif. Guru produktif di SMK berjumlah 100.552 yang terdiri dari adalah 40.098 orang guru berstatus PNS dan 60.482 orang guru bukan PNS, sehingga terjadi kekurangan guru produktif di SMK sejumlah 235.269. Progam Keahlian Ganda merupakan terobosan yang diharapkan dapat mengatasi masalah kekurangan guru produktif pada SMK. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui proses pengelolaan keahlian ganda seperti apa agar kebutuhan guru produktif dapat teratasi. Dimulai dari persiapan pengelolaan keahlian ganda, pengelolaan keahlian ganda, penilaian pengelolaan keahlian ganda, faktor-faktor pendukung dan penghambat keahlian ganda, serta efektivitas pasca kegiatan keahlian ganda dalam proses pembelajaran di SMKN 12 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan rancangan penelitian yang akan digunakan adalah studi kasus. Sumber data diambil dari narasumber yang sesuai dengan kasus yang ada. Narasumber dalam penelitian ini meliputi Waka kurikulum, guru instruktur SMKN 12 Malang, guru pendamping SMKN 12 Malang, dan peserta keahlian ganda SMKN 12 Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Langkah-langkah dalam analisis data kualitatif yaitu: (1) Reduksi data, (2) Display data, dan (3) Kesimpulan. Untuk meminimalisir penyimpangan terhadap hasil temuan di lapangan saat penelitian menggunakan keabsahan data metode triangulasi dan member check. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, langkah awal dalam persiapan keahlian ganda di SMKN 12 Malang adalah memperhatikan syarat/kriteria, pemilihan guru pendamping dan intruktur oleh kepalah sekolah serta persiapan peralatan praktek yang ada di SMKN 12 Malang. Kedua, pengelolaan keahlian ganda yaitu dengan memperhatikan struktur progam keahlian ganda di SMKN 12 Malang yang mengacu pusat yaitu dengan menjalani tahap ON-1, IN-1, ON-2 dan IN-2. Ketiga, penilaian pengelolaan keahlian ganda di SMKN 12 Malang yaitu dengan penilaian secara online sesuai modul yang diajarkan dan ada juga penilaian sikap, pengetahuan dan ketrampilan. Keempat, faktor pendukung dan penghambat progam keahlian ganda di SMKN 12 Malang. Faktor pendukungnya yaitu persetujuan dari kepala sekolah, fasilitas yang memadai dan minat belajar. Faktor penghambatnya yaitu alat untuk pengelolaan kadang kurang, masalah komunikasi dan hambatan dari diri sendiri. Cara mengatasi faktor penghambat diantaranya kurangnya alat bisa dibuat bergantian, dibuatkan suatu forum untuk memudahkan komunikasi dan berfikir bahwa pelatihan merupakan ilmu baru bukan beban tugas. Kelima efektifitas pasca kegiatan keahlian ganda dalam proses pembelajaran di SMKN 12 Malang. Efektifitasnya yaitu intelektual bertambah, kompetensi bertambah, mendapatkan sertifikat dobel, dan dapat diakui. Hal ini mempermudah dalam pembelajaran dan tidak takut untuk kekurangan jam mengajar. Berdasarkan hasil penelitian ini, kepada guru SMKN 12 Malang perlu lebih semangat dalam mengajar karena adanya tantangan untuk selalu belajar ilmu yang baru. Kepada SMKN 12 Malang disarankan untuk peralatan praktek diusahakan selalu yang baru mengikuti perkembangan IPTEK. Kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan disarankan untuk guru yang dibekali keahlian ganda guru yang belum menjelang pensiun. Kepada Jurusan Teknik Mesin FT UM disarankan untuk mencarikan terobosan kerjasama agar lulusannya dengan cepat mendapatkan pekerjaan sesuai prodi masing-masing terutama untuk S1 PTM. Kepada peneliti selanjutnya untuk mengaji lebih dalam mengenai pengelolaan progam keahlian ganda, karena masih minimnya referensi dari penelitian ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98834

Actions (login required)

View Item View Item