Analisis pengaruh nilai tukar, pertumbuhan jumlah uang beredar dan suku bunga terhadap inflasi di Negara ASEAN-5 tahun 2009-2018 / Dinda Puspa Savitri

Savitri, Dinda Puspa (2020) Analisis pengaruh nilai tukar, pertumbuhan jumlah uang beredar dan suku bunga terhadap inflasi di Negara ASEAN-5 tahun 2009-2018 / Dinda Puspa Savitri. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Savitri, Dinda Puspa. 2019. Analisis Pengaruh Nilai Tukar, Pertumbuhan Jumlah Uang Beredar, dan Suku Bunga Terhadap Inflasi di Negara ASEAN-5 Tahun 2009-2018. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Grisvia Agustin, S.E., M.Sc. Kata Kunci: Inflasi, Nilai Tukar, Pertumbuhan Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga Inflasi merupakan salah satu variabel penting dalam rangka membuat kebijakan ekonomi suatu negara.Inflasi harus dijaga agar tetap stabil, tidak boleh terlalu tinggi dan terlalu rendah. Inflasi yang tidak stabil dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi karena para pelaku ekonomi akan mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan. Begitu pula para pelaku usaha akan mengalami kesulitan dalam perencanaan kegiatan bisnis, baik dalam kegiatan produksi, investasi, maupun dalam menentukan harga barang yang akan diproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang dapat mempengaruhi inflasi khususnya di lima negara ASEAN yang sering disebut dengan ASEAN-5 yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Dalam penelitian ini dilakukan metode pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis regresi data panel. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasiyang diperoleh dari situs resmi Bank Dunia. Kemudian dilakukan analisis data menggunakan model regresi data panel dengan inflasi sebagai variabel dependen dan nilai tukar, pertumbuhan jumlah uang beredar dan suku bunga sebagai variabel independen. Selanjutnya dilakukan uji asumsi klasik dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel nilai tukar berpengaruh negatif signifikan terhadap inflasi dengan nilai koefisien sebesar -2,301 dan nilai probabilitas sebesar 0,044, dan variabel suku bunga berpengaruh negatif signifikan terhadap inflasi dengan nilai koefisien sebesar -0,987 dan nilai probabilitas sebesar0,000, sedangkan pertumbuhan jumlah uang beredar berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap inflasi dengan nilai koefisien sebesar -0,010 dan nilai probabilitas sebesar0,718. Namun secara simultan probabilitas pada uji f sebesar 0,000 dimana nilai tersebut lebih kecil dari tingkat signifikansi 5% yaitu 0,05. Sehingga dapat dikatakan bahwa nilai tukar, pertumbuhan jumlah uang beredar, dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap inflasi di negara ASEAN-5 tahun 2009-2018.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Ekonomi dan Studi Pembangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 19 Feb 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/98773

Actions (login required)

View Item View Item