Pengaruh brand ambassador terhadap keputusan pembelian melalui brand image (studi pada konsumen produk fashion merek Greenlight di Kota Malang) / Aji Saputro

Saputro, Aji (2020) Pengaruh brand ambassador terhadap keputusan pembelian melalui brand image (studi pada konsumen produk fashion merek Greenlight di Kota Malang) / Aji Saputro. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Saputro, A. 2019. Pengaruh Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian melalui Brand Image (Studi Pada Konsumen Produk Fashion Merek Greenlight Di Kota Malang), Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Rachmad Hidayat, S.Pd, M.Pd Kata Kunci: Brand Ambassador, Keputusan Pembelian dan Brand Image Berbagai cara dilakukan perusahaan agar dapat memenangkan pasar, salah satunya dengan melakukan promosi menggunakaan media. Salah satunya dengan menggunakan media internet dan televisi, dimana kedua media tersebut dalam penyampaiannya memiliki jangkauan yang luas dan dalam penyampaiannya dapat dilakukan secara serentak. Pada kedua media tersebut, yang sering kali ditampilkan adalah penggunaan brand ambassador sebagai pendukung dari produk. Dengan menggunakan brand ambassador perusahaan dapat mengubah cara pandang dan psikologis pelanggan. Semakin terkenal brand ambassador yang digunakan, perusahaan akan semakin mudah dalam menanamkan image dibenak konsumen dan hal tersebut akan berpengaruh terhadap meningkatkanya penjualan. Penelitian ini adalah penelitan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Terdapat tiga variabel pada penelitian ini yaitu brand ambassador sebagai variabel independent, brand image sebagai variabel intervening, dan keputusan pembelian sebagai variabel dependent. Populasi dalam penelitian ini merupakan konsumen produk fashion merek Greenlight di Kota Malang. Sampel penelitian ini adalah sebesar 138 orang yang dihitung menggunakan rumus Daniel Terrel. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pusposive sampling. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Likert dengan 5 pilihan jawaban yaitu Sangat Tidak Setuju, Tidak Setuju, Cukup Setuju, Setuju, dan Sangat Setuju. Jenis skala ini adalah skala ordinal yang ditingkatkan menjadi skala interval. Uji kelayakan instrument menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknis analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis jalur (Path). Hasil analisis deskriptif dalam penelitian ini menunjukan bahwa (1) Brand Ambassador diklasifikasikan tinggi; (2) Keputusan Pembelian diklasifikasikan tinggi; (3) Brand Image diklasifikasikan tinggi. Hasil uji analisi jalur (Path) menunjukan bahwa: (1) Pengaruh Brand Ambassador (X) terhadap Brand Image (Z) diketahui sebesar 47,1% sedangkan 52,9% dijelaskan pada variabel lain diluar model penelitian ini. (2) Brand Ambassador (X) dan Brand Image (Z) terhadap Keputusan Pembelian (Y) diketahui sebesar 62,2% sedangkan 37,8% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini. Pengaruh langsung dan tidak langsung Brand Ambassador (X) terhadap Keputusan Pembelian (Y) sebesar 21,4%. Pengaruh langsung dan tidak langsung Brand Image (Z) terhadap Keputusan Pembelian (Y) sebesar 33,7%. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Brand Ambassador dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian. Hasil koefisien determinasi total menunjukan bahwa variabel bebas (X) dan variabel intervening (Z) memberi pengaruh sebesar 55,1% terhadap variabel terikat (Y) sedangkan 44,9% dijelaskan variabel lain diluar model. Hasil uji sobel test yang telah dilakukan mendapat nilai t sebesar 5,76008142 karena nilai t sebesar 5,76008142 lebih besar dari 1,65613 dengan tingkat signifikasi 5% maka membuktikan bahwa Brand Image mampu memediasi pengaruh Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti dapat memberikan saran sebagai berikut: (1) bagi perusahaan dalam memilih brand ambassador haruslah lebih jelih lagi, dikarenakan brand ambassador yang mampu menyampaikan informasi produk secara detail kepada konsumennya hal tersebut akan membuat konsumen mengetahui secara detail informasi dari produk tersebut, sehingga kedepannya akan membawa dampak yang lebih baik bagi perusahaan. (2) perusahaan harus lebih kreativ dalam membranding merek produknya agar merek Greenlight lebih bisa dikenal masyarakat secara lebih luas, dikarenakan merek Greenlight masih kalah dengan merek utama perusahaan mereka yang diberi nama 3Second. (3) perusahaan juga harus lebih mengoptimalkan manfaat dari produknya, karena jika manfaat produknya sama dengan produk yang lain hal tersebut tidak akan menarik perhatian konsumen untuk membeli produknya, mungkin perusahaan bisa lebih mengoptimalkan manfaat apabila konsumen menggunakan produk dari Greenlight konsumen akan merasakan kenyamanan yang tidak didapat dari produk lain, konsumen akan merasa lebih percaya diri karena produk yang digunakan merupakan produk yang digunakan juga oleh idola mereka (4) bagi peneliti selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan referensi penelitian yang berkaitan dengan variabel brand ambassador, keputusan pembelian dan brand image.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/97174

Actions (login required)

View Item View Item