Analisis keputusan market timing Initial Public Offering (IPO) pada hot & cold market di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 1993-2018 / Restu Hadi Nugroho

Nugroho, Restu Hadi (2019) Analisis keputusan market timing Initial Public Offering (IPO) pada hot & cold market di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 1993-2018 / Restu Hadi Nugroho. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Nugroho, Restu H. 2019. Analisis Keputusan Market Timing Initial Public Offering (IPO) Hot & Cold Market Di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 1993-2018. Skripsi. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Trisetya Wijijayanti, S.E., MBA. Kata Kunci: Initial Public Offering, indeks harga saham gabungan, initial return, hot market, cold market. Initial Public Offering (IPO) adalah penawaran umum saham untuk pertama kali di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tujuan melakukan IPO adalah untuk mendapatkan sumber pendanaan. Akan tetapi, perusahaan harus mengetahui strategi market timing untuk melakukan IPO pada waktu yang tepat. Market timing adalah ketika sebuah perusahaan mendapat hasil invetasi yang maksimal ketika mampu menentukan waktu yang tepat dalam berinvestasi. Penelitian ini mengelompokkan pasar menjadi hot market dan cold market. Pengelompokan hot market dan cold market berdasarkan nilai median indeks harga saham gabungan (IHSG) periode 1993-2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan Initial Public Offering yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1993-2018. Sebanyak 535 perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji beda Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kondisi indeks harga saham gabungan perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) pada kondisi hot market dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018 mengalami fluktuasi, 2) Kondisi initial return yang melakukan Initial Public Offering (IPO) pada kondisi hot market dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018 mengalami underpricing, 3) Terdapat perbedaan yang signifikan indeks harga saham gabungan perusahaan antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) saat hot market dan saat cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018. Perusahaan mempertimbangkan strategi market timing dalam menentukan waktu IPO, 4) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan initial return antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) saat hot dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018. Perusahaan dan underwriter dalam menentukan harga perdana selalu mempertimbangkan kepentingan investor, baik pada kondisi cold market maupun dalam kondisi hot market.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 04 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/97149

Actions (login required)

View Item View Item